Hotman Paris sebut Febrie Adriansyah sosok kebanggan Prabowo, istana: Jangan kaitkan dengan presiden

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 21 Juli 2026 | 23:31 WIB
Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo (Instagram/hotmanparisofficial)
Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo (Instagram/hotmanparisofficial)

Karena itu, publik diminta tidak menggiring opini seolah-olah Presiden memiliki keterlibatan dalam proses tersebut.

Baca Juga: Hadiri Paripurna Purwakarta, Kang Rey tegaskan Subang tak bisa bangun sendiri

Pernyataan ini sekaligus menegaskan independensi penegakan hukum di Indonesia.

Hotman Paris minta maaf ke presiden

Sementara itu, melalui unggahan di media sosial, Hotman Paris menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah pihak, termasuk Presiden Prabowo, Jaksa Agung, hingga Kapolri.

Ia menjelaskan bahwa pernyataannya sebelumnya murni disampaikan dalam kapasitas sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah.

Menurut Hotman, apa yang ia sampaikan usai pemeriksaan kliennya merupakan bagian dari pembelaan hukum, tanpa ada unsur politik atau kepentingan lain.

Baca Juga: Renovasi hunian jurnalis Promedia Group makin nyaman, ganti asbes dan pasang plafon dalam program ‘Ganti Atap Rumah Wartawan’

Ia juga menegaskan bahwa sebagai pengacara, dirinya memiliki kewajiban untuk melindungi klien dalam proses hukum yang berjalan.

Pernyataan kontroversial soal Febrie

Sebelumnya, Hotman Paris sempat menyebut Febrie Adriansyah sebagai sosok yang dibanggakan Presiden Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers usai pemeriksaan di Kejaksaan Agung.

Ia bahkan menilai Febrie memiliki jasa besar karena berhasil mengembalikan kerugian negara hingga ratusan triliun rupiah dari berbagai kasus.

Baca Juga: Viral aksi demonstrasi mahasiswa di gedung Kejagung Jakarta, desak eks Jampidsus Febrie Adriansyah diadili

Pernyataan inilah yang kemudian memicu respons dari Istana, yang meminta agar nama Presiden tidak dikaitkan dalam perkara hukum yang sedang berjalan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X