3 Fakta terkini gempa M 7,7 di Mindanao Filipina, picu tsunami hingga 7 wilayah RI

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 8 Juni 2026 | 18:45 WIB
Menyoroti peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026 hingga picu gelombang tsunami di RI (Instagram.com/@inpopmedia)
Menyoroti peristiwa gempa bumi yang terjadi di wilayah Mindanao, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026 hingga picu gelombang tsunami di RI (Instagram.com/@inpopmedia)

GENMILENIAL.ID - Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Pulau Mindanao, Filipina, pada Senin, 8 Juni 2026, memicu kekhawatiran luas di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa di Filipina, tetapi juga berdampak hingga memicu gelombang tsunami di sejumlah wilayah Indonesia.

Rekaman detik-detik gempa yang beredar di media sosial, salah satunya diunggah ulang oleh akun Instagram @inpopmedia, memperlihatkan sejumlah bangunan bertingkat runtuh akibat guncangan hebat.

Baca Juga: Peringati HLUN 2026, 200 lansia di Subang jalani operasi katarak gratis

Video tersebut menjadi perhatian publik karena menunjukkan besarnya dampak gempa yang terjadi.

Berikut tiga fakta terkini terkait gempa besar di Mindanao Filipina:

1 Korban tewas dan sejumlah luka-luka

Berdasarkan laporan AFP, gempa dahsyat ini menyebabkan jatuhnya korban jiwa di Filipina. Aparat kepolisian setempat menyebutkan adanya bangunan yang runtuh akibat guncangan.

Sersan Mayor Robert Dagon dari Kepolisian Kota General Santos mengungkapkan bahwa satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Banyak SPPG umumkan operasional berhenti sampai batas waktu tak tentu karena masalah anggaran, BGN singgung soal dinamika administratif

Peristiwa ini menambah daftar bencana alam yang melanda wilayah rawan gempa tersebut, sekaligus menjadi peringatan akan tingginya risiko aktivitas seismik di kawasan Filipina.

Jenis gempa dangkal picu tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa yang terjadi merupakan gempa tektonik dangkal.

Episenter gempa berada di wilayah Pantai Selatan Mindanao dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X