Respons manajemen RSUD Dr Soetomo usai insiden kebakaran di lantai 5 gedung PPJT, pastikan pasien meninggal bukan karena asap

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 15 Mei 2026 | 16:05 WIB
Menyoroti korban meninggal dunia usai insiden kebakaran pada area gedung lantai 5 di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur (Instagram.com/@ini_surabaya)
Menyoroti korban meninggal dunia usai insiden kebakaran pada area gedung lantai 5 di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Jawa Timur (Instagram.com/@ini_surabaya)

Evakuasi pasien dengan pengawasan ketat

Dalam proses evakuasi, pihak rumah sakit memastikan seluruh pasien, termasuk yang menggunakan ventilator, tetap mendapatkan pendampingan alat medis.

Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas kondisi pasien selama proses pemindahan dari area terdampak asap ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga: Teguran menohok Helmy Yahya soal ucapan MC LCC 4 Pilar MPR Kalbar: Pikirkan dulu sebelum bicara

Ahmad menyebut bahwa tim medis terus memantau kondisi pasien secara intensif selama evakuasi berlangsung.

Selain korban meninggal dunia, satu pasien lain yang turut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil.

“Alhamdulillah, stabil di ruang resusitasi,” ujarnya.

Penyebab kebakaran masih diselidiki

Terkait penyebab kebakaran, pihak rumah sakit hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari instansi berwenang.

Ahmad menegaskan bahwa manajemen tidak ingin berspekulasi sebelum ada hasil pemeriksaan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya serta pihak kepolisian.

Baca Juga: SMAN 1 Pontianak tolak ikut final ulang LCC 4 Pilar MPR, pilih dukung SMAN 1 Sambas maju tingkat nasional

“Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman damkar yang menyampaikan hasilnya,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran yang terjadi di lantai 5 Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo tersebut.

Pihak rumah sakit memastikan akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mengungkap sumber insiden sekaligus melakukan evaluasi demi mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X