GENMILENIAL.ID - Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di banyak negara, terutama di negara-negara berkembang.
Stunting merujuk pada kondisi pertumbuhan yang terhambat pada anak-anak, yang biasanya terjadi pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari kehamilan hingga usia dua tahun.
Artikel ini akan membahas penyebab stunting dan ciri-ciri yang perlu diwaspadai agar dapat mengidentifikasi dan mencegah kondisi tersebut.
Penyebab Stunting:
Gizi buruk
Gizi buruk adalah faktor utama penyebab stunting. Anak-anak yang kekurangan gizi makro (protein, lemak, dan karbohidrat) serta mikro (vitamin dan mineral) tidak mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan optimal.
Baca Juga: Mengenal depresi, ciri-ciri dan dampaknya pada kesehatan mental
Kejadian penyakit yang tinggi
Infeksi berulang, seperti diare kronis dan infeksi saluran pernapasan atas yang berulang, dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menghambat pertumbuhan anak.
Praktik pemberian ASI yang tidak optimal
Pemberian air susu ibu (ASI) yang tidak eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan atau penghentian ASI terlalu dini dapat meningkatkan risiko stunting pada anak.
Faktor lingkungan yang tidak sehat
Lingkungan yang tidak higienis, sanitasi yang buruk, dan akses terbatas terhadap air bersih dapat menyebabkan infeksi yang berkontribusi pada stunting.