Dalam kondisi tertentu, dokter dapat mempertimbangkan penggunaan obat antivirus.
Obat tersebut paling efektif apabila diberikan sedini mungkin, terutama dalam satu hingga dua hari setelah gejala mulai muncul.
Baca Juga: Refly Harun buka prediksi mengejutkan soal Gibran usai putusan MK: Mundur atau dipecat?
Namun, penggunaan obat tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan anjuran tenaga kesehatan.
Antibiotik juga tidak digunakan untuk mengobati influenza karena penyakit tersebut disebabkan oleh virus, bukan bakteri.
Karena itu, penggunaan obat sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan.
Kenali tanda bahaya influenza
Masyarakat perlu segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak atau kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan di dada, kebingungan, dehidrasi, kelemahan berat, maupun kondisi ketika gejala yang sempat membaik justru kembali memburuk.
Baca Juga: Mahfud MD ungkap alasan pergantian Kapolri Suyudi dilakukan mendadak
Tanda-tanda tersebut perlu diperhatikan karena kondisi seseorang dapat berubah setelah mengalami gejala awal influenza.
Dengan mengenali gejala Influenza A, masyarakat dapat lebih memahami perubahan kondisi tubuh sejak awal.
Demam mendadak, terutama ketika disertai keluhan lain seperti pegal, sakit kepala, batuk, atau pilek, perlu diperhatikan dan dapat menjadi alasan untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Penanganan yang tepat juga membantu masyarakat menyikapi influenza secara lebih tenang, termasuk mengetahui kapan cukup beristirahat di rumah dan kapan perlu mendapatkan pemeriksaan medis.***