karir-bisnis

Bertemu Presiden Mesir, Prabowo ingin tingkatkan kerjasama perdagangan hingga pendidikan

Kamis, 19 Desember 2024 | 20:21 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Kepresidenan Al Ittihadiya untuk melakukan pertemuan bilateral pada Rabu 18 Desember 2024

GENMILENIAL.ID - Presiden RI Prabowo Subianto berkunjung ke Istana Kepresidenan Al Ittihadiya untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi.

Ia menekankan keinginan untuk meningkatkan kerjasama antara Indonesia dan Mesir di berbagai bidang, mulai dari perdagangan hingga pendidikan.

Prabowo datang disambut upacara kenegaraan saat tiba di Istana Al Ittihadiya, Rabu 18 Desember 2024 dan disambut langsung oleh El-Sisi di serambi Istana. Keduanya kemudian menggelar pertemuan bilateral.

“Di bidang bilateral, kami memiliki hubungan yang baik tapi kita ingin tingkatkan hubungan inti di bidang ekonomi khususnya perdagangan, industri, teknologi, pendidikan, pariwisata, dan pertahanan," kata Prabowo usai pertemuan kepada awak media.

Baca Juga: Kasus korupsi terbaru senilai Rp150 miliar! intip kronologi Kejati saat geledah kantor Dinas Kebudayaan Jakarta

"Kami sudah sepakat kami akan tindak lanjut. Kita sudah punya joint trade consule,” sambungnya.

Prabowo mengungkap untuk menindaklanjuti ini Indonesia akan segera mengirim delegasi tingkat tinggi yang akan berhubungan dengan pemerintahan Mesir.

Adapun akan dikirim juga perwakilan dari Indonesia untuk berhubungan dengan pengusaha-pengusaha Mesir.

“Mesir bagi bangsa Indonesia memiliki tempat yang khusus di hati kami, karena Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemederkaan Indonesia sewaktu kami perang melawan penjajah," kata Prabowo.

Baca Juga: Paula Verhoeven yang mengaku sulit komunikasi dengan Kiano-Kenzo, Baim Wong justru bantah halangi sang istri berjumpa 2 buah hatinya

"Bagi bangsa Indonesia, Mesir kami anggap sebagai negara yang sangat penting karena itu kami sangat ingin meneruskan dan memperkuat hubungan ini,” tambahnya.

Prabowo juga berterima kasih kepada Mesir yang menjadi tempat lebih dari 15.000 mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan, dan sebagian besarnya di Al-Azhar Kairo.

“Kami sepakat bahwa mayoritas penduduk Muslim kami juga ingin untuk sama-sama menjaga dan mempromosikan Islam yang moderat. Islam yang penuh toleransi. Bukan Islam yang lain atau Islam yang penuh dengan curiga atau kebencian,” kata Prabowo.

Kerjasama di bidang budaya juga turut disorot Prabowo di mana Indonesia ingin memajukan pencak silat asli Indonesia, yang sekarang sudah digemari di Mesir.

Halaman:

Tags

Terkini