entertainment

Duh! Segini dugaan duit angpao nikahan Fritz Hutapea yang digasak Hotman Paris, sang pengacara dengan bayaran super mahal

Senin, 20 Juli 2026 | 23:27 WIB
Menyoroti klarifikasi pengacara kondang, Hotman Paris soal skandal uang pernikahan sang anak yang diduga dibawa kabur olehnya (Instagram.com/@hotmanparisofficial - @frankalexand3r)

GENMILENIAL.ID – Nama Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan publik setelah muncul tudingan dari putra sulungnya, Frank Alexander Hutapea, di media sosial.

Isu ini mencuat di tengah perbincangan terkait keputusan Hotman yang menjadi kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah.

Sikap Hotman yang sempat menyatakan tidak mengharapkan bayaran dalam menangani perkara tersebut justru menuai beragam reaksi dari publik.

Di tengah situasi itu, Frank melontarkan komentar yang cukup pedas kepada ayahnya.

Baca Juga: Belajar buat konten untuk website dan medsos di era digital, ingatkan soal SEO hingga GEO friendly

Ia tidak hanya mempertanyakan alasan Hotman mengambil kasus tersebut, tetapi juga menyinggung persoalan pribadi dalam keluarga.

Salah satu pernyataan yang paling menyita perhatian adalah ketika Frank mengungkit soal angpao pernikahan adiknya, Fritz Hutapea.

Dalam unggahan di Instagram pribadinya, ia menyindir pernyataan Hotman yang kerap mengaku memiliki bayaran sangat tinggi sebagai pengacara.

Frank bahkan menyinggung dugaan bahwa uang angpao pernikahan Fritz diambil oleh sang ayah. Pernyataan tersebut langsung viral dan memicu perdebatan di media sosial.

Baca Juga: Data 1 juta transaksi ungkap masalah kesehatan karyawan, Halodoc tawarkan solusi terintegrasi dari AI hingga pendampingan RS

Tuduhan angpao pernikahan jadi sorotan

Komentar Frank dengan cepat menyita perhatian publik. Banyak warganet mempertanyakan kebenaran tudingan tersebut, mengingat sosok Hotman dikenal sebagai pengacara kondang dengan gaya hidup mewah dan bayaran fantastis.

Persoalan ini semakin ramai diperbincangkan karena menyangkut hubungan keluarga yang terbuka ke publik.

Tidak sedikit yang menilai polemik ini sebagai konflik internal yang melebar ke ranah konsumsi publik.

Halaman:

Tags

Terkini