GENMILENIAL.ID – Musisi senior Ari Lasso kembali menjadi sorotan usai unggahan di media sosialnya soal daftar permintaan atau riders bagi penyelenggara acara viral dan menuai banyak dukungan.
Melalui akun Instagram-nya, Ari Lasso menegaskan bahwa riders seharusnya tidak menjadi ajang memanfaatkan penyelenggara.
Ia menyayangkan jika masih ada pihak yang menjadikan riders sebagai beban bagi event organizer (EO) atau promotor.
“Riders bukan tempat untuk aji mumpung. Hal-hal yang bersifat pribadi janganlah kita bebankan ke teman-teman EO/Promotor,” tulis Ari dalam unggahannya, Selasa, 8 Juli 2025.
Pernyataan Ari tersebut mendapat sambutan luas. Ia mengungkap, unggahannya telah di-reshare sebanyak 2.500 kali dan memicu diskusi dari banyak pelaku industri acara.
“Hmmm...!! Jadi rame, 2.500 reshare, IGs ku isinya sampai kayak aitan jeans, ternyata buanyak KEGELISAHAN teman-teman EO/promotor,” ungkapnya.
Dalam unggahan terbarunya, Ari Lasso menceritakan awal mula penyusunan riders saat masih tergabung di Dewa 19 bersama Ahmad Dhani.
Baca Juga: Mendagri bantah Gibran akan berkantor di Papua, sebut tugasnya koordinasi kebijakan saja
“Jadi dulu tahun ‘93 saya dan ADP (Ahmad Dhani) berdua yang bikin riders Dewa 19, cukup panjang, detail, dan ribet karena saat itu (maaf) EO/promotor memang banyak yang abal,” tuturnya.
Namun seiring waktu, ia melakukan evaluasi agar daftar riders lebih sederhana dan tidak merepotkan banyak pihak.
“Sejak solo karier tahun 2002, saya bersama Yunski dan @odysseyalass menyusun riders yang tiap tahun kami evaluasi agar makin simpel,” tambahnya.
Ia bahkan membagikan bocoran isi riders timnya saat ini yang hanya terdiri dari empat halaman untuk kebutuhan non-teknis, dan empat halaman untuk kebutuhan teknis.
Baca Juga: Setelah 10 tahun negosiasi, Prabowo umumkan perjanjian ekonomi RI–Uni Eropa resmi rampung