GENMILENIAL.ID – Flora Wisata D’Castello membuka ruang bagi pedagang yang terdampak penertiban bangunan liar (bangli) di Kecamatan Ciater untuk berjualan di area wisata tersebut.
Kepala Marketing Flora Wisata D’Castello, Agus Arif, mengungkapkan pihaknya sejak awal sudah mengajak para pedagang untuk berkolaborasi.
Beberapa di antaranya kini telah bergabung menjajakan dagangannya di dalam kawasan wisata.
“Ada pedagang dari luar yang ikut dagang di kita, dari mulai jualan nanas, souvenir, kerupuk, hingga oleh-oleh. Sebagian sudah masuk ke area D’Castello,” kata Agus Arif kepada GenMilenial.id, Minggu sore 7 September 2025.
Baca Juga: Peneliti muda Indonesia temukan senyawa baru kendalikan diabetes
Menurut Agus, sebelum adanya penertiban bangunan liar, pihak manajemen sudah merangkul para pedagang untuk bekerja sama dengan skema yang ditentukan D’Castello.
“Sebelum ada penggusuran pun kita rangkul, ayo mau ikut di kita atau tetap di area luar. Kebanyakan memilih di luar, tapi ada juga yang sudah bergabung,” ujarnya.
Saat ini, belasan pedagang telah resmi berjualan di dalam area wisata.
Kolaborasi ini diharapkan bisa menambah daya tarik pengunjung sekaligus membantu pedagang terdampak.
Baca Juga: Kapolres Subang: Generasi muda harus dibentengi dari aksi vandalisme
Selain itu, D’Castello baru saja meluncurkan wahana baru bernama Keranjang Sultan.
Tiket masuk wahana tersebut hanya Rp35.000 dan mendapat antusiasme pengunjung.
“Keranjang Sultan baru di-launching minggu kemarin, tiketnya Rp35.000 dan banyak yang berminat,” ungkap Agus.***