Kebijakan ini sekaligus menegaskan bahwa PSSI tidak menginginkan pelatih Timnas Indonesia bekerja secara jarak jauh atau remote dari luar negeri.
Maksimal 3 asisten asing, pelatih lokal dioptimalkan
Selain komitmen menetap di Indonesia, Herdman juga menyepakati pembatasan jumlah asisten pelatih asing yang dibawanya.
“Dia bilang, saya akan membawa paling banyak dua sampai tiga orang,” tutur Sumardji.
Selebihnya, Herdman diminta mengoptimalkan peran pelatih lokal dalam struktur kepelatihan Timnas Indonesia.
Menurut PSSI, keterlibatan pelatih lokal penting agar Herdman bisa memahami kultur sepak bola nasional, memantau langsung perkembangan pemain di Liga 1, serta memperkuat transfer ilmu kepelatihan.
Baca Juga: Warga percaya air sinkhole limapuluh Kota Sumbar bisa jadi obat, antre bawa botol dan plastik
“Selebihnya dia akan mengambil semuanya pelatih-pelatih asisten lokal dari Indonesia,” jelas Sumardji.
Langkah tersebut dinilai sebagai upaya PSSI untuk meningkatkan kualitas sumber daya pelatih nasional sekaligus memastikan pembangunan sepak bola Indonesia berjalan berkelanjutan.
“Hal-hal yang mendasar itulah yang akhirnya kami sepakat memilih John Herdman,” pungkas Sumardji.***