Berdasarkan data Transfermarkt, Herdman telah memimpin 108 pertandingan bersama Timnas Kanada, Timnas Kanada U-23, dan Toronto FC.
Baca Juga: HAB ke-80 Kemenag Subang: Kerukunan umat jadi fondasi pembangunan bangsa berkelanjutan
Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan 54 kemenangan, 13 hasil imbang, dan 41 kekalahan, dengan win rate mencapai 50 persen serta rata-rata 1,62 poin per pertandingan.
Angka ini dinilai cukup impresif untuk pelatih yang sebagian besar menangani tim nasional.
Dibandingkan dengan Kluivert dan Shin Tae-yong
Performa Herdman kemudian dibandingkan dengan dua pelatih pendahulunya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert.
Shin Tae-yong tercatat menangani total 251 pertandingan sepanjang karier kepelatihannya sebelum dan selama menangani Timnas Indonesia.
Baca Juga: Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Kepala Kemenag Subang tegaskan kerukunan umat jadi energi bangsa
Meski berpengalaman panjang, win rate STY berada di angka 42,23 persen, lebih rendah dibandingkan Herdman.
Sementara Patrick Kluivert, yang sempat menangani FC Twente II, Timnas Curacao, dan Adana Demirspor, mencatatkan 37 kemenangan dengan win rate 46,25 persen, masih di bawah capaian Herdman.
Harapan baru Timnas Indonesia
Dengan rekam jejak Piala Dunia dan statistik kemenangan yang lebih unggul, John Herdman kini diharapkan mampu mentransformasikan potensi Timnas Indonesia menjadi prestasi nyata.
Tantangan besar menanti, mulai dari agenda FIFA Match Day hingga Piala AFF 2026.
Publik sepak bola nasional pun menantikan, apakah sentuhan arsitek level Piala Dunia ini mampu membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh di level Asia, bahkan membuka jalan menuju panggung dunia.***