“Ini yang kita harus pastikan jenjang karier mereka, baik sesudah atau saat itu tidak boleh terputus.” sambungnya.
Dana pensiun atlet: Masih butuh 1–2 tahun
Salah satu program besar yang menjadi perhatian adalah pembentukan dana pensiun atlet. Erick mengatakan program tersebut membutuhkan waktu lebih panjang untuk dapat direalisasikan.
Baca Juga: Ega Anjani: Dongeng adalah pondasi golden age anak Subang, bukan sekadar hiburan
“Dana pensiun atlet yang Bapak Presiden minta, ini masih proses satu atau dua tahun, tapi ini program yang harus dikejar saya untuk satu tahun ke depan,” jelasnya.
Program khusus untuk atlet dan pusat pelatihan 300 hektare
Menpora juga menyinggung perlunya program khusus seperti yang diterapkan Inggris, yang memiliki alokasi dana untuk cabang olahraga unggulan.
Erick menyebut Presiden menekankan bahwa olahraga adalah salah satu indikator kemajuan bangsa selain pertumbuhan ekonomi dan pertahanan negara.
Baca Juga: PT Dahana resmi luncurkan E-Manrisk untuk perkuat digitalisasi manajemen risiko
“Kita akan buat program khusus untuk para atlet agar bisa berprestasi di dalam maupun luar negeri. Atau kita membiayai di berbagai turnamen yang memang sesuai dengan garis besar dari olahraga ke depan,” tambahnya.
Pemerintah, lanjut Erick, juga sedang menyiapkan pusat pelatihan skala besar bagi atlet nasional.
Lahan seluas 300 hektare telah disiapkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas pelatihan terpadu dan akademi pendidikan olahraga bagi atlet muda.***