olah-raga

Alex Pastoor ungkap rencana bakal nonton pertandingan Liga 1 Indonesia hingga soal bakal jadi ‘otak’ strategi Tim Garuda di era Kluivert!

Jumat, 24 Januari 2025 | 06:48 WIB
Potret asisten pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor (kiri) dan pemain gelandang di skuad Garuda, Thom Haye (kanan) (Instagram.com/@alex.pastoor)

Baca Juga: Donald Trump dilantik jadi Presiden, AS putuskan keluar dari anggota WHO, ini alasannya

"Selama 10 hari ke klub, menonton para pemain, ngobrol, seperti apa nanti jadinya apa yang akan kami atur dalam perjalanan pertama itu," tuturnya.

"Kemudian datang Ramadhan, dan di sanalah kompetisi kemungkinan besar akan terjadi dihentikan," tambahnya.

Selain itu, Pastoor juga menceritakan saat Kluivert mengajak dirinya dan Landzaat untuk menjadi juru taktik baru bagi Timnas Indonesia. 

2. Tertarik latih Garuda tanpa berpikir panjang

Pastoor menjelaskan proses dirinya diajak gabung juru taktik sekaligus pemain legenda Timnas Belanda, Kluivert untuk membesut Timnas Indonesia.

Baca Juga: 4 Fakta mengejutkan soal pemecatan PSSI ke STY, dari tanda tangan yang tertunda hingga alasan pilih diam ketimbang blak-blakan

Saat itu, Pastoor mendapatkan telepon dari Kluivert dan semua berjalan lancar tanpa perlu berpikir panjang.

"Patrick menelepon dan dia bertanya apakah saya tertarik jika dia menjadi pelatih nasional Indonesia," sebutnya. 

"Lalu saya langsung berkata Ya, tentu saja saya tertarik," tegas Pastoor dalam kesempatan yang sama bersama Ziggo Sport.

3. Pastoor latih Indonesia: Kami seperti anak yang kegirangan

Dalam kesempatan yang sama, Pastoor bercerita setelah menerima tawaran, dirinya bertemu dengan Kluivert dan Landzaat di Amsterdam, Belanda. 

Baca Juga: Setelah viral lakukan demo karena dugaan kekerasan, Menteri Satryo akhirnya berdamai dengan Neni Herlina

Melalui pertemuan itu, ketiganya kemudian sepakat bekerja sama untuk melatih Timnas Indonesia.

"Lalu Patrick, Denny dan saya bertemu di hotel di Amsterdam, dan ada kegembiraan di sana," terangnya.

Halaman:

Tags

Terkini