Baca Juga: Syahganda Nainggolan jadi Kepala Bakom gantikan Qodari, apa alasannya?
Jenis sanksi Man City belum ditentukan
Dalam aturan Premier League, komisi independen memiliki sejumlah pilihan sanksi terhadap klub yang dinyatakan melakukan pelanggaran.
Daftar sanksi tersebut mencakup denda, pengurangan poin, serta sanksi olahraga lainnya.
Namun, hingga 2 Oktober 2026, belum ada keputusan mengenai hukuman yang akan diberikan kepada Man City.
Karena itu, dampak langsung terhadap posisi Man City dalam kompetisi juga belum dapat dipastikan.
Baca Juga: Profil Syahganda Nainggolan, aktivis yang gantikan Qodari di Bakom
Belum adanya keputusan mengenai sanksi membuat posisi klub di kompetisi tetap belum berubah akibat perkara tersebut.
Penentuan hukuman masih menunggu proses lanjutan yang telah ditetapkan Premier League.
Man City akan ajukan banding
Di sisi lain, Man City menolak temuan yang diputuskan komisi independen tersebut.
Klub menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan yang telah dikeluarkan.
Baca Juga: Jangan asal pakai, begini cara merawat motor listrik agar awet
Man City menyebut keputusan komisi mengandung kesalahan material dalam hukum, prinsip, dan fakta.
Dengan adanya rencana banding tersebut, proses perkara Man City masih berlanjut. Bentuk sanksi yang nantinya diberikan juga masih dapat dipengaruhi oleh proses banding.
Artikel Terkait
Terpilih aklamasi, Galih Andika nahkodai PERPANI Subang: Fokus pembinaan dan bidik prestasi Porprov 2026
Dedi Mulyadi dorong olahraga rakyat, Kalimalang bakal dihidupkan lewat lomba dayung
Persib Tumbang 1-2 dari Persija, Kang Akur serukan bobotoh Subang jaga kondusivitas
Tiga atlet panahan Subang bawa pulang medali dari Bandung, kontingen masih punya peluang
Kang Akur dorong talenta futsal Subang tembus nasional hingga internasional, ini pesannya
Man City diterpa kasus pelanggaran finansial, ini komentar Pep Guardiola
Kasus Man City masuk tahap banding, klub diberi batas waktu hingga hari ini