Tumbangkan Persipa Pati 1-0, Persikas Subang pastikan bertahan di Liga 2

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 21 Februari 2025 | 20:37 WIB
Persikas Subang tumbangkan Persipa Pati pada laga lanjutan babak play off degradasi Pegadaian Liga 2, Jumat 21 Februari 2025
Persikas Subang tumbangkan Persipa Pati pada laga lanjutan babak play off degradasi Pegadaian Liga 2, Jumat 21 Februari 2025

GENMILENIAL.ID - Persikas Subang bertahan di Liga 2 musim depan setelah mengalahkan Persipa Pati 0-1 pada lanjutan babak play off degradasi Pegadaian Liga 2 pada Jum'at 21 Februari 2025.

Pada babak pertama, kedua kesebelasan nampak langsung mulai bermain secara terbuka, jual beli pemain pun tak dapat terhindarkan sejak awal laga.

Persipa hampir unggul lebih dulu dari Persikas pada menit 22' melewati peluang berbahaya dari Latuconsina yang berada tanpa penjagaan di dalam kotak penalti, namun tembakannya masih melenceng jauh ke atas mistar gawang.

Giliran Persikas juga hampir mencetak gol pertama pada laga ini di menit 31', Afdal Yusra memanfaatkan umpan silang matang dari Hendri Gunawan dengan sepakan volinya, namun bola masih melenceng tipis dari gawang Persipa.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD, ini isi pidato perdana Bupati Subang 2025-2030

Setelah beberapa peluang tercipta, akhirnya Singa Subang dalat mendahului Laskar Saridin pada menit 42' melalui gol dari Henry Rivaldy yang berhasil memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri gawang Persipa. Skor 0-1 untuk keunggulan Persikas.

Menjelang akhir babak pertama, Persipa nyaris menyamakan kedudukan pada menit 45+1, setelah Silvio Escobar mendapatkan peluang yang begitu matang dengan berhadapan satu lawan satu dengan Jandia Eka Putra, akan tetapi kesempatan itu belum dapat dimaksimalkan dengan sempurna oleh Silvio sebab bola tembakannya masih berada di pelukan Jandia. Selamat lah gawang Persikas.

Keunggulan sementara Persikas pun bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua Persikas bermain lebih defensif dibandingkan babak pertama. Persipa pun tidak menyianyiakan kesempatan ini untuk melakukan tekanan.

Baca Juga: Kim Sae-ron meninggal dunia di usia 24 tahun, kenali gejala henti jantung atau cardiac arrest

Beberapa peluang pun datang untuk Persipa, akan tetapi peluang tersebut terlihat belum begitu berarti ketika berhadapan dengan gawang Persikas.

Justru para pemain Persikas yang bermain lebih menunggu nampak bermain lebih efektif dengan menggunakan skema serangan balik.

Hal itu nyatanya cukup merepotkan lini pertahanan Persipa yang beberapa kali nampak kosong akibat telat melakukan transisi bertahan.

Pada menit 81' Fadil Redian hampir menggandakan keunggulan Persikas, akan tetapi tembakan keras dari luar kotak penaltinya itu belum bisa membobol gawang dari Yogi Triyana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X