Penggemar Garuda rela desak-desakan demi ‘mengantar pulang’ STY, media Korsel justru soroti PSSI yang tak beri hadiah perpisahan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 28 Januari 2025 | 22:23 WIB
Potret mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Instagram.com/@shintae-yong7777)
Potret mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (Instagram.com/@shintae-yong7777)

Sports Nate menyebut, kesedihan tampak menyelimuti perasaan para penggemar Garuda melepas pergi STY dari Indonesia.

Baca Juga: Squid Game 3 jadi final series, sutradara ungkap terbuka dengan ide Spin-off

Hal itu tidak terlepas dari kontribusi STY membawa Timnas Indonesia melaju hingga Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia.

"STY berhasil membawa Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026," begitu pernyataan Sports Nate dalam artikel yang tayang pada Senin, 27 Januari 2025.

"Para penggemar Garuda menghargai usaha kerasnya (STY) dengan membawa spanduk bertuliskan 'History Maker' (Pencipta Sejarah)," lanjutnya.

Di sisi lain, pernyataan bernada nyinyiran kepada PSSI pun tidak luput dari sorotan Sports Nate.

Hal ini karena keputusan PSSI yang secara mendadak mengumumkan pengakhiran kerja sama dengan STY, pada Senin, 6 Januari 2025.

Baca Juga: Sepak terjang karier sepak bola Kevin Diks usai kini pindah dari Klub Jawara liga Denmark menuju Borussia Monchengladbach di Jerman!

2. Media Korsel: PSSI tega banget

Sports Nate dalam artikel yang sama, menyebut PSSI tidak memberikan hadiah perpisahan apapun kepada STY dalam momen kepulangannya ke Korsel dari Bandara Soetta, pada Minggu, 26 Januari 2025.

"PSSI tega sekali sampai akhirnya STY pergi," sebut media asal Korsel itu.

Di sisi lain, Sports Nate menyoroti mantan asisten pelatih kiper Yoo Jae-hoon yang mendapatkan cenderamata dari Menpora Dito Ario Tedjo, sementara tidak mendapatkan hadiah apapun dari PSSI.

"Saya menerima cenderamata dari Menpora sebelum ke bandara, tapi PSSI tidak memberikannya," tulis Sports News mengutip pernyataan dari Yoo Jae-hoon.

Baca Juga: ESAI: Peran strategis LAZ dalam memajukan pendidikan

3. Dedikasi selama 5 tahun seolah sia-sia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X