GENMILENIAL.ID - Pemain Timnas Spanyol dan Klub Manchester City, Rodri, resmi terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or 2024.
Rodri berhasil mengalahkan dua pesaingnya yang berasal dari Klub Real Madrid, yakni Vinicius Junior dan Jude Bellingham.
Gelandang bertahan di Timnas Spanyol tersebut menerima penghargaan Ballon d'Or tahun 2024 dari legenda sepak bola Afrika, George Weah.
"Sebuah hari yang sangat spesial untukku, untuk keluargaku, dan untuk negaraku," kata Rodri saat memberi sambutan di Theatre du Chatelet, Paris, Perancis, pada Selasa, 29 Oktober 2024.
Baca Juga: Masyarakat Subang sambut positif kehadiran Pegadaian Peduli Liga 2
Pemain berusia 28 tahun itu juga mengaku ingin berusaha meningkatkan level permainan sepak bolanya.
"Aku berusaha untuk terus meningkat setiap harinya, meningkatkan level permainanku," tegas Rodri.
Rodri juga berhasil mengukir sejarah sebagai pemain Man City pertama yang memenangi Ballon d'Or, sekaligus mewakili Timnas Spanyol sejak terakhir diraih oleh Luis Suarez pada tahun 1960.
Lantas, apa alasan kuat bagi gelandang bertahan itu didapuk sebagai pesepakbola putra terbaik dunia tahun 2024? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Peran Krusial Rodri Bagi Man City Sabet Piala Liga Inggris
Pelatih Man City, Pep Guardiola, sukses menggembleng skuadnya menjadi tim juara di Liga Inggris.
Jika kredit besar dialamatkan kepada satu sosok pemain yang amat krusial bagi Guardiola, maka Rodri adalah orangnya.
Sosok gelandang bertahan itu mampu memastikan setiap pertandingan tim Man City dalam merebut penguasaan bola dan mematahkan serangan lawan.
Artikel Terkait
Kalahkan Timnas Brunnei Darussalam, Timor Leste berpeluang lolos ke putaran final AFF
Jangan lewatkan ! pertandingan Timnas Indonesia versus Bahrain malam ini
Ramai kontroversi wasit Ahmed Al Kaf di media sosial, pengadil lapangan yang dinilai membuat Indonesia gagal menang melawan Bahrain
Menanti duet maut Kevin Diks dan Jay Idzes yang bermain untuk Timnas Indonesia
Keluhan Bahrain soal fans Timnas Indonesia yang ‘Galak’ di medsos hingga enggan bertandang ke Jakarta
Mengintip peluang lolos Garuda Muda di kualifikasi Piala Asia U-17, ini daftar pemain yang dipanggil Coach Nova Arianto
PSSI kritik penampilan skuad STY kurang greget hingga kemungkinan pemain diaspora ini tampil di Matchday bulan November