news

Sempat ditutup imbas abu Anak Krakatau, ini daftar 10 bandara yang kembali resmi beroperasi

Selasa, 8 September 2026 | 21:48 WIB
Daftar 10 bandar udara yang kembali beroperasi usai sempat ditutup karena terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (Instagram.com/@jktdiemplease)

GENMILENIAL.ID — PT Angkasa Pura Indonesia menyatakan operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung kembali melayani penerbangan pada Selasa, 8 September 2026.

Sebelumnya, operasional ketiga bandara tersebut sempat ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau di kawasan Selat Sunda.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim, menyatakan layanan penerbangan di tiga bandara tersebut kembali beroperasi berdasarkan Notice to Air Missions atau Notam dari AirNav Indonesia.

Baca Juga: Warga di Harjamukti Cirebon dilaporkan terdampak kekeringan, serbu mobil pengangkut air bersih

Arie memastikan status resumed operations tersebut dikeluarkan pada pukul 00.30 WIB.

“Fasilitas sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) ketiga bandara siap kembali melayani penerbangan,” kata Arie dalam keterangan resminya pada Selasa, 8 September 2026.

“Seluruh personel operasi dan layanan bandara juga dipastikan siap,” sambungnya.

Bandara dibuka setelah pembersihan abu vulkanik

Sebelum operasional penerbangan kembali dibuka, sejumlah prosedur pemulihan telah dijalankan di bandara terdampak.

Baca Juga: Saham MGLV melesat lebih dari 500 persen, pasar soroti rights issue Rp2,4 triliun

Prosedur tersebut mencakup pembersihan abu vulkanik di seluruh sisi udara atau air side, termasuk area apron, taxiway, dan runway.

Pembersihan dilakukan untuk memastikan fasilitas penerbangan kembali memenuhi ketentuan keselamatan sebelum digunakan untuk melayani pesawat.

“Selain itu, juga dilakukan uji kekesatan di runway, yang menunjukkan fasilitas tersebut memenuhi standar dan persyaratan untuk melayani operasional penerbangan,” jelas Arie.

Dengan prosedur tersebut, fasilitas sisi udara dan sisi darat di tiga bandara yang sebelumnya terdampak dinyatakan siap kembali digunakan.

Halaman:

Tags

Terkini