news

Protes harga telur anjlok, rombongan peternak DIY sebar 1.600 ayam afkir dengan sukarela ke warga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:59 WIB
Menyoroti aksi protes peternak ayam di Yogyakarta ihwal anjloknya harga telur hingga tingginya biaya pakan (Instagram.com/@dprd_diy)

Baca Juga: Kang Akur soroti pemasaran UMKM Subang, dorong produk lokal masuk rest area dan destinasi wisata

Aksi itu bukan semata-mata kegiatan sosial. Para peternak menjadikannya sebagai simbol atas kondisi usaha yang mereka hadapi ketika harga jual ayam dan telur tidak lagi sebanding dengan biaya produksi.

Peternak sebut harga ayam tak lagi menarik

Koordinator Peternak Ayam Petelur DIY, Andry Patra, mengatakan pembagian ayam tersebut dilakukan sebagai bentuk sedekah kepada masyarakat sekaligus cara menunjukkan keresahan para peternak.

Menurutnya, ayam yang dibagikan telah memasuki masa afkir. Pengeluaran ayam tersebut juga berkaitan dengan persoalan populasi yang dinilai terlalu tinggi sehingga semakin menekan kondisi pasar.

Baca Juga: Detik-detik Kiai Anwar Zahid alami kecelakaan di Bojonegoro, mobil ringsek terhantam truk

“Kita sebagai bentuk apa ya, kita mau sedekah ke masyarakat. Karena harga ayam tidak laku,” ujar Andry.

Ia menyebut harga ayam afkir saat ini berada di kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuat peternak kesulitan memperoleh nilai jual yang layak.

“Ini Rp13.000 itu ibaratnya kita buang ayam, supaya populasi lebih turun lebih cepat,” katanya.

Andry menegaskan, jumlah 1.600 ayam yang dibagikan sebenarnya tidak sebanding dengan besarnya persoalan yang dihadapi peternak.

Baca Juga: Rumah MC di Bekasi yang sempat viral nantang hafalan Al-Quran berhadiah miras digeruduk warga, ini kronologinya

“Siapa pun boleh ambil. Ini cuma bentuk simbolis saja, 1.600 tidak ada artinya sebenarnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembagian tersebut diharapkan membuat masyarakat mengetahui bahwa peternak sedang menghadapi tekanan ekonomi dan kerugian yang cukup besar.

Harga telur bertahan di bawah harapan

Persoalan lain yang menjadi perhatian adalah harga telur. Andry mengatakan harga telur telah mengalami kondisi tidak stabil selama sekitar tiga bulan terakhir.

Halaman:

Tags

Terkini

Gus Miftah: Istana menghormati marwah ulama

Rabu, 12 Agustus 2026 | 18:09 WIB