GENMILENIAL.ID – Harga telur yang tak kunjung stabil membuat para peternak ayam petelur di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengambil langkah tak biasa.
Sebanyak 1.600 ayam afkir dibawa ke kawasan Malioboro dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.
Aksi tersebut menjadi bentuk protes sekaligus gambaran kondisi peternak yang mengaku semakin tertekan akibat harga telur yang rendah, biaya pakan tinggi, serta jumlah produksi yang dinilai melebihi kebutuhan pasar.
Rombongan peternak dari Bantul, Sleman, Gunungkidul, dan Kulon Progo sebelumnya mendatangi Kantor DPRD DIY untuk menyampaikan aspirasi.
Mereka meminta pemerintah melakukan intervensi agar persoalan yang dihadapi peternak tidak semakin berlarut.
Video pembagian ayam tersebut kemudian beredar di media sosial.
Dalam unggahan Instagram @dprd_diy pada Selasa, 11 Agustus 2026, terlihat warga dan sejumlah pengendara berkumpul untuk mendapatkan ayam yang dibagikan para peternak.
Baca Juga: Kapolres Subang jenguk dua personel sakit dan sambangi lansia, salurkan bantuan
1.600 Ayam afkir dibagikan kepada warga
Rombongan peternak tiba di halaman Kantor DPRD DIY pada Senin, 10 Agustus 2026 sekitar pukul 08.37 WIB. Mereka membawa beberapa mobil pikap yang dipenuhi ayam petelur.
Total terdapat sekitar 1.600 ekor ayam yang dibawa dalam aksi tersebut. Ayam-ayam itu kemudian dibagikan secara sukarela kepada masyarakat di kawasan Malioboro.
Warga yang berada di sekitar lokasi tampak mengambil ayam yang dibagikan.
Sejumlah pengendara sepeda motor dan penumpang TransJogja yang melintas juga ikut mendapatkan ayam tersebut.