news

Peringati HLUN 2026, 200 lansia di Subang jalani operasi katarak gratis

Senin, 8 Juni 2026 | 17:48 WIB
Penyerahan bantuan kursi roda kepada lansia oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Kepala Dinas Sosial Subang Saeful Arifin dan perwakilan Kementerian Sosial dalam kegiatan bakti sosial operasi katarak dan asistensi rehabilitasi sosial di Subang Eye Center, Senin, 8 Juni 2026

GENMILENIAL.ID - Sebanyak 200 lansia di Kabupaten Subang menjalani operasi katarak gratis dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 pada Senin, 8 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat lanjut usia.

Program bakti sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kabupaten Subang dengan Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS) Bogor.

Kegiatan dipusatkan di Subang Eye Center, Jalan Ki Hajar Dewantara, Dangdeur, Kecamatan Subang.

Baca Juga: Banyak SPPG umumkan operasional berhenti sampai batas waktu tak tentu karena masalah anggaran, BGN singgung soal dinamika administratif

Selain operasi katarak gratis, panitia juga menyalurkan bantuan sosial berupa kursi roda bagi lansia dan perlengkapan sekolah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Sosial, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, jajaran kepala OPD, serta Forkopimcam Subang.

Anggaran Rp1,4 miliar untuk ratusan penerima manfaat

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga pemberian perhatian kepada kelompok rentan.

Baca Juga: Viral pimpinan ponpes Tebo Jambi diduga rudapaksa 7 santriwati di ruang kelas hingga kandang kambing

“Dalam peringatan Hari Lanjut Usia ini, Dinas Sosial bersama pemerintah daerah bekerja sama dengan STIS melaksanakan bakti sosial operasi katarak untuk 200 orang, serta pemberian atensi kepada 524 PPKS dengan total anggaran sekitar Rp1,4 miliar dari Kementerian Sosial,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, hingga mitra kerja.

“Sinergi ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan kesejahteraan sosial tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga: Viral ortu rela sujud di depan baliho Gubernur Sumut Bobby Nasution, karena tak mampu bayar pengobatan anak

Halaman:

Tags

Terkini