GENMILENIAL.ID - Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), AKP Nurma Dewi menetapkan remaja berinisial MAS sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap ayah dan neneknya.
Sebelumnya, kasus pembunuhan yang melibatkan seorang remaja ini terjadi di kawasan Cilandak, Jaksel, pada Sabtu, 30 November 2024.
Dua orang tewas, yakni APW (40) selaku ayah dan RM (69) sebagai nenek. Sementara sang ibu bernisial AP (40) dari remaja itu mengalami luka tusuk.
Terkini, Nurma mengklaim pihaknya telah menetapkan seorang remaja sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.
"Iya, (remaja tersangka pembunuhan) tersangka," ujar Nurma dalam konferensi pers di Kantor Polres Metro Jakarta Selatan, pada Senin, 2 Desember 2024.
Tersangka terjerat pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Subsider Pasal 351 KUHP, dan belum diketahui secara pasti terkait motif kasus pembunuhan itu.
"Motifnya belum, lagi ditanya," terang Nurma dalam kesempatan yang sama.
Untuk mengetahui lebih jauh terkait kasus remaja yang membunuh ayah dan neneknya di Jaksel, berikut ini sejumlah fakta selengkapnya:
1. Sosok remaja yang sopan dan penurut
Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes. Pol Ade Rahmat mengungkap kecenderungan perilaku remaja yang diduga membunuh ayah dan neneknya di kawasan Cilandak, Jaksel.
Ade menyebut tersangka justru dikenal sebagai sosok yang berperilaku sopan dan penurut.
Artikel Terkait
Polisi sebut sudah kantongi identitas pemasok narkoba ke musisi Virgoun
Gelar MPLS hari kedua, SMPN 6 Subang hadirkan polisi dari Polsek Subang sebagai pamateri, Sarto Hidayat : Untuk menanamkan kedisiplinan
Singgung almarhum ayahnya, Abidzar laporkan sebuah akun ke polisi
Dilaporkan penggelapan mobil oleh mantan istrinya, Edward Akbar dicecar 20 pertanyaan oleh polisi
Thariq dan Aaliyah penuhi panggilan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik
Thierry Henry asal Indonesia ini diringkus polisi gegara bawa gepokan uang palsu, begini modus penipuannya
Perseteruan artis vs pengacara! ini 3 fakta soal perseteruan Denny Sumargo dan Farhat Abbas yang saling lapor ke polisi