karir-bisnis

IFG dukung workshop komunikasi BUMN, dorong karyawan jadi duta employer branding di era digital

Senin, 21 Juli 2025 | 13:57 WIB
Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra, sebagai salah satu pembicara dalam Workshop Komunikasi BUMN bertajuk “Komunikasi Media Sosial melalui Optimasi AI” di di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17-18 Juli 2025 (Dok. IFG)

GENMILENIAL.ID – Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, menunjukkan komitmennya dalam penguatan peran karyawan sebagai representasi perusahaan melalui dukungannya pada Workshop Komunikasi BUMN bertema 'Komunikasi Media Sosial melalui Optimasi AI'.

Kegiatan yang digelar oleh Kementerian BUMN ini berlangsung di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17–18 Juli 2025, dan diikuti oleh Pimpinan Regional, staf unit kerja, serta insan BUMN dari wilayah Kalimantan Timur.

Juru Bicara Kementerian BUMN, Putri Violla, dalam paparannya menekankan bahwa karyawan adalah penggerak utama dalam membentuk identitas dan budaya perusahaan.

Baca Juga: Netanyahu keracunan makanan, jalani pemulihan di tengah sorotan global soal agresi ke Palestina

Karena itu, mereka diharapkan dapat menjaga citra BUMN, termasuk dalam perilaku bermedia sosial.

“Insan BUMN tidak hanya sebagai pekerja, tapi juga inovator dan kreator. Mereka adalah wajah perusahaan di mata publik,” ujar Putri Violla.

IFG terlibat aktif dalam workshop ini dengan menghadirkan Head of Corporate Communication IFG, I Gede Suhendra, sebagai salah satu narasumber.

Ia menyoroti pentingnya keterlibatan karyawan dalam membentuk reputasi dan brand perusahaan, terutama di era digital.

Baca Juga: Peluncuran Paspor Merah Putih resmi ditunda, Imigrasi ungkap alasan dan evaluasi publik

“Brand bukan hanya tugas fungsi komunikasi. Semua karyawan memiliki peran dalam membentuk reputasi perusahaan, terutama di era digital yang dinamis,” jelas Suhendra.

Ia menambahkan, ada empat faktor utama yang mendorong pentingnya pendekatan employee-centric dalam komunikasi:

  1. Krisis kepercayaan terhadap pesan korporat.
  2. Algoritma media sosial yang lebih mengedepankan konten personal.
  3. Fenomena great resignation dan quiet quitting.
  4. Pesatnya perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi.

“Karena itu, keterlibatan karyawan dalam membangun narasi positif melalui kanal digital menjadi kunci keberhasilan employer branding,” ungkapnya.

Baca Juga: Marc Marquez rayakan kemenangan di MotoGP Jerman dengan tarian viral bocah pacu jalur

IFG sendiri telah menjalankan berbagai inisiatif internal seperti IFG Talk Podcast, IFG Buzz, dan produksi infografis yang melibatkan karyawan secara aktif di kanal digital resmi seperti Instagram dan YouTube.

Halaman:

Tags

Terkini