GENMILENIAL.ID - Indonesia Creative Cities Network (ICCN) mengajak masyarakat luas untuk mendukung film animasi karya anak bangsa berjudul 'Pelangi di Mars' yang sudah mulai tayang pada Rabu 18 Maret 2026 kemarin.
Ajakan ini bukan tanpa alasan. ICCN menilai film tersebut menjadi salah satu bukti bahwa industri kreatif, khususnya animasi Indonesia, terus berkembang dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Dorong kepercayaan diri sineas lokal
Ketua Umum ICCN, Tb. Fiki C. Satari, menyampaikan apresiasinya terhadap para kreator yang terlibat dalam produksi film tersebut.
Ia menilai 'Pelangi di Mars' bukan sekadar tontonan, tetapi juga representasi keberanian berkarya dan bermimpi.
Baca Juga: Keenan Nasution cabut gugatan kasasi, pilih akhiri polemik lagu 'Nuansa Bening' secara damai
“Film ‘Pelangi di Mars’ adalah representasi kreativitas, keberanian bermimpi, dan kualitas karya sineas Indonesia. Kami percaya bahwa film ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkreasi dan bermimpi,” ujarnya.
Film bergenre fiksi ilmiah ini digarap oleh ratusan animator lokal dan ditujukan khusus untuk anak-anak Indonesia, dengan mengangkat imajinasi yang luas dan pesan inspiratif.
Animasi lokal tunjukkan daya saing
ICCN menilai kehadiran film ini menjadi indikator bahwa kualitas produksi animasi dalam negeri semakin matang.
Tidak hanya dari sisi visual, tetapi juga dari kekuatan cerita dan pesan yang disampaikan.
Baca Juga: Viral guiding block berkelok di Cikini bikin tunanetra kebingungan, Bina Marga langsung perbaiki
Ketua Harian ICCN, Vicky Arief, yang juga merupakan sineas dan pemilik studio animasi di Malang, mengajak publik untuk ikut ambil bagian dalam mendukung kesuksesan film tersebut.
“Ayo nonton bareng, dukung bareng, dan bangga bareng,” ajaknya.
Menurutnya, dukungan publik menjadi kunci penting dalam memperkuat ekosistem industri kreatif nasional agar terus tumbuh dan berkelanjutan.