Ia menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan Allah, bukan semata-mata keinginan manusia.
“Haji itu kan panggilan Allah. Manusia bisa berencana, pemerintah bisa memanggil, tapi kalau Allah belum memanggil, ya aku nggak akan bisa berangkat,” ucapnya.
Baca Juga: DPRD Subang turun ke lokasi banjir Pantura, soroti curah hujan tinggi dan sistem drainase
Ia juga menegaskan selama mengikuti proses seleksi dan pelatihan, dirinya tidak mendapat perlakuan khusus.
“Aku jalani semuanya sepenuh hati, nggak ada treatment spesial apa pun. Aku masih mencerna semuanya,” katanya.
Sempat unggah momen diklat petugas haji
Sebelum kabar pencopotan ini mencuat, Chiki sempat mengunggah momen saat mengikuti pelatihan petugas haji pada Minggu, 25 Januari 2026.
“POV: Kamu jadi petugas PPIH 2026,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Dalam video itu terlihat berbagai aktivitas pelatihan, mulai dari pembekalan tugas, pelatihan semi-militer, kelas bahasa Arab, hingga materi psikologi haji dan fiqih pelayanan jemaah.
“Pelatihan semi militer, kelas tugas dan fungsi, kelas Bahasa Arab, psikologi haji, dan fiqih petugas haji. Bismillah semoga Allah mampukan,” tulisnya kala itu.
Kemenhaj belum beri klarifikasi
Meski Chiki telah menandai akun resmi Kementerian Haji dalam unggahannya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai alasan pencopotan tersebut.
Di akhir pernyataannya, Chiki turut meminta doa dari masyarakat agar suatu hari bisa kembali mendapat kesempatan memenuhi panggilan ibadah haji.