entertainment

Hanung Bramantyo sindir penayangan film animasi merah putih: One for all yang dinilai terburu-buru

Senin, 11 Agustus 2025 | 23:51 WIB
Sutradara film Hanung Bramantyo yang turut mengomentari penayangan film animasi Merah Putih: One For All (Instagram/hanungbramantyo)

GENMILENIAL.ID – Sutradara kenamaan Indonesia, Hanung Bramantyo, angkat bicara soal penayangan film animasi Merah Putih: One For All yang belakangan memicu perbincangan panas di media sosial.

Lewat unggahan di Instagram Story pada Minggu, 10 Agustus 2025, Hanung menanggapi pemberitaan yang menyebut film ini tak mendapatkan dukungan dana dari pemerintah.

Ia juga menyoroti keputusan penayangan film yang dinilainya dilakukan terlalu tergesa-gesa.

“Terus kenapa buru-buru tayang? Ironisnya kok bisa dapat tanggal tayang di tengah 200 judul film Indonesia yang ngantre tayang?” tulis Hanung.

Baca Juga: Rahasia ban mobil yang awet dan aman: Kenali jenis serta kode kecepatannya

Tak berhenti di Instagram, sutradara Ayat-Ayat Cinta ini melanjutkan kritiknya melalui Threads.

Ia menyoroti kualitas film berdasarkan anggaran produksi yang dikabarkan mencapai Rp7 miliar.

Setelah dipotong pajak 13 persen, Hanung memperkirakan dana bersih hanya sekitar Rp6 miliar.

“Sekalipun tidak dikorupsi, hasilnya tetap JELEK!!! FYI, budget pembuatan film animasi minimal di Rp30–40 miliar di luar promosi dan dikerjakan dalam jangka waktu 4–5 tahun,” tulisnya di akun Threads @hanungbramantyo, dikutip Senin, 11 Agustus 2025.

Baca Juga: Mengintip rahasia senyum sehat Nikita Willy, ternyata pakai teknik simpel oil pulling

Hanung menjelaskan, dengan dana Rp6 miliar, proses produksi animasi baru sampai tahap previs atau colored storyboard kumpulan gambar berwarna yang digerakkan sebagai panduan animator.

Menurutnya, jika hasil previs ini yang ditayangkan ke publik, wajar jika penonton akan memberikan reaksi negatif.

“Budget Rp6 miliar hanya sampai tingkat previs. Ibarat membangun rumah, belum diplester semen dan lantainya masih cor-coran kasar,” tegas Hanung.

Merah Putih: One For All sendiri merupakan karya rumah produksi Perfiki Kreasindo, yang berada di bawah Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail.

Halaman:

Tags

Terkini