GENMILENIAL.ID – Dunia musik dangdut Tanah Air berduka atas kepergian penyanyi senior Yunita Ababiel.
Ia meninggal dunia pada Minggu dini hari, 13 Juli 2025 sekitar pukul 01.00 WIB, dan dimakamkan di hari yang sama di TPU Kalimulya, Depok, Jawa Barat.
Putrinya, Syifa Ayu, mengungkapkan bahwa sang ibunda mengidap kanker payudara, namun selama bertahun-tahun tidak pernah membuka kondisi kesehatannya kepada keluarga.
“Jadi mama sebenarnya nggak pernah cerita kalau ada benjolan, baru cerita itu sekitar dua tahun lalu,” ujar Syifa kepada awak media di Depok, Minggu, 13 Juli 2025.
Syifa menyebut kondisi benjolan yang diderita Yunita sudah cukup besar saat diketahui.
Keluarga pun membutuhkan waktu lama untuk membujuk agar Yunita mau menjalani pemeriksaan medis.
“Kita ngerayu buat biopsi setahun, baru mama berani biopsi,” katanya.
Setelah menjalani biopsi, Yunita sempat menjalani satu kali kemoterapi.
Baca Juga: Viral ‘tarif duduk’ Rp2.000 di air mancur MMTC Medan, warganet desak pemerintah bertindak
Namun karena tidak sabar menunggu hasil, ia memilih langsung menjalani operasi pengangkatan payudara sebelah kiri, disusul satu kali kemoterapi lagi. Sayangnya, kondisi fisik mendiang terus menurun.
“Ternyata kankernya sudah menyebar ke otak dan lengan sebelah kiri bengkak,” imbuh Syifa.
Yunita Ababiel dikenal sebagai penyanyi dangdut populer pada era 1990-an dan wafat di usia 60 tahun.
Kabar kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi penggemar dan keluarga besar musik dangdut Indonesia.***