Agnez menyoroti tindakan mempertahankan kebenaran kerap disalahartikan oleh pihak lain. dan juga menyinggung pihak yang berlindung di balik alasan keadilan, tetapi justru bertindak sebaliknya.
"Tidak peduli seberapa tepat dan adilnya pendirian kita, akan selalu ada orang-orang yang memilih untuk menyalahpahami dan memelintir kata-kata, bahkan menyerang karakter kita," tutur Agnez melalui akun Instagram @agnezmo yang tayang pada 13 Februari 2025.
"Semua karena keserakahan dan kepentingan mereka pribadi," tandasnya.
4. Pembelaan AKSI ke Ari Bias: Serakahnya dari mana?
Dalam kesempatan berbeda, asosiasi komposer Tanah Air AKSI pernah memberikan pembelaan kepada Ari Bias terkait kisruh royalti lagu 'Bilang Saja' dengan Agnez Monica.
Pembelaan itu diutarakan Piyu selaku Ketum AKSI dan musisi Ahmad Dhani yang juga merupakan anggota AKSI terhadap Ari Bias yang merupakan pencipta lagu yang tergabung dalam kelompok AKSI.
Menanggapi pernyataan Agnez, Piyu Padi dan Ahmad Dhani sebagai perwakilan AKSI memberikan respons terkait pernyataan Agnez.
"Cuman keserakahan ini yang kami bingung, serakahnya dari mana? Di UU sudah tertera kok, pencipta lagu berhak mendapatkan haknya," terang Piyu Padi dalam konferensi pers di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Senin, 17 Februari 2025.
Ketua Umum AKSI itu merasa heran dengan tudingan yang pernah disampaikan Agnez di medsos, mengingat selama ini pencipta lagu justru tidak mendapat apa-apa dari royalti performance rights.
"Hasilnya nol, banyak pencipta lagu gak dapat royalti aksi panggung. Saya aja cuma dapat Rp 120 ribu selama setahun," terang Piyu.
Di sisi lain, Ahmad Dhani merespons tuduhan Agnez dengan nada sinis. Musisi kenamaan Indonesia itu mempertanyakan di mana letak keserakahan yang dimaksud.
"Keserakahan gimana? Selama ini pencipta lagunya nol kok, gak dapat apa-apa. Mungkin serakahnya di nol itu kali ya," tanya Ahmad Dhani.