Baca Juga: Rocky Gerung jadi Wantimpres, dari pengkritik pemerintah ke lingkar penasihat Presiden
Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh
Kemenangan 9-2 membuat Indonesia mengamankan tiket ke final setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9. Namun, Indonesia mencetak lebih banyak gol sepanjang fase grup sehingga berhak melaju ke final.
Pada pertandingan lainnya, Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura.
Hasil tersebut belum cukup membawa Malaysia ke final karena jumlah gol yang dicetak masih berada di bawah Indonesia.
Baca Juga: Syahganda Nainggolan jadi Kepala Bakom gantikan Qodari, apa alasannya?
Situasi tersebut membuat produktivitas gol menjadi faktor penting dalam persaingan kedua tim di fase grup.
Kemenangan besar Indonesia atas Bangladesh pun menjadi penentu dalam persaingan tersebut.
Pelatih Indonesia ungkap persoalan teknis
Pelatih Indonesia John Herdman sebelumnya memberikan penjelasan mengenai perubahan waktu tambahan dalam pertandingan tersebut.
Menurut Herdman, perubahan waktu berkaitan dengan persoalan teknis pada penunjuk tambahan waktu.
Baca Juga: Profil Syahganda Nainggolan, aktivis yang gantikan Qodari di Bakom
Selain itu, ia menyebut terdapat sejumlah pemeriksaan VAR sepanjang pertandingan yang turut memengaruhi jalannya laga.
Penjelasan tersebut menjadi bagian dari konteks yang kini disoroti FAM.