GENMILENIAL.ID - Kasus Manchester City atau Man City memasuki tahap banding setelah komisi independen menyatakan klub bersalah atas pelanggaran serius terhadap aturan finansial Premier League.
Namun, klub masih membantah pelanggaran yang diputuskan dalam perkara tersebut.
Premier League mengumumkan putusan komisi independen pada 29 September 2026.
Dalam keputusan itu, komisi menyatakan seluruh tuduhan terkait pelanggaran aturan finansial selama sembilan musim terbukti.
Baca Juga: Rocky Gerung jadi Wantimpres, dari pengkritik pemerintah ke lingkar penasihat Presiden
Perkara tersebut menjadi salah satu proses panjang yang dihadapi Man City. Kasus bermula dari investigasi Premier League yang dimulai pada Desember 2018.
Pada Februari 2023, Premier League secara resmi mengajukan dakwaan terhadap Man City terkait dugaan pelanggaran aturan finansial.
Setelah dakwaan diajukan, proses pemeriksaan kemudian berlangsung selama beberapa tahun.
Sidang berlangsung 42 hari
Komisi independen yang menangani perkara tersebut menggelar sidang selama 42 hari.
Baca Juga: Syahganda Nainggolan jadi Kepala Bakom gantikan Qodari, apa alasannya?
Persidangan berakhir pada Desember 2024, sebelum keputusan akhirnya diterbitkan Premier League pada September 2026.
Dalam putusannya, Premier League menyebut komisi independen menemukan adanya kontrak komersial yang dianggap sebagai “sham contracts”.
Berdasarkan temuan tersebut, skema itu digunakan untuk meningkatkan pendapatan sekaligus menurunkan biaya yang dilaporkan klub.