Menurutnya, penyematan sabuk menjadi bagian dari proses pembinaan yang menekankan nilai kerja sama, komunikasi, serta kepemimpinan.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk melatih kerja sama, meningkatkan komunikasi, mengasah jiwa kepemimpinan serta membangun kepercayaan diri,” ujar Yayah.
Ia menambahkan bahwa pembinaan di Inkanas tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik semata, tetapi juga pada pembentukan mental dan sikap.
Bangun karakter tangguh sejak dini
Lebih lanjut, Yayah menegaskan bahwa Inkanas Subang berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki keberanian dan kedisiplinan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk pribadi yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Inkanas tidak hanya membutuhkan anak yang pintar, tetapi juga yang berani, disiplin, beradab, tidak mudah dibully, dan tangguh menghadapi kehidupan,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para karateka untuk menguji hasil latihan yang telah dijalani sebelumnya, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam mengembangkan kemampuan diri.
Diikuti 100 karateka dari 5 dojo
Sebanyak 100 peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari lima dojo Inkanas yang ada di Kabupaten Subang.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan mereka dalam setiap tahapan kegiatan hingga selesai.
Dengan terselenggaranya kegiatan penyematan sabuk ini, Inkanas Subang berharap dapat terus mencetak atlet dan generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta siap menghadapi tantangan ke depan.***