Sementara itu, medali perak disumbangkan oleh Aisya Anastasya setelah melalui pertandingan sengit di babak final.
Meski belum berhasil meraih emas, perjuangannya tetap menunjukkan kualitas dan potensi besar.
Baca Juga: Samsara Bamboo Festival 2026 angkat bambu sebagai solusi lingkungan dan ekonomi hijau di Bali
Dua medali perunggu masing-masing diraih oleh Rizki Rahman dan Dodi Kurniawan, yang harus terhenti di babak semifinal usai menghadapi kontingen kuat dari Kodim Bandung.
Apresiasi dan harapan ke depan
Komandan Kodim 0605 Subang, Letkol CZi Asep Saepudin, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten dan disiplin.
“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari hasil pembinaan dan latihan yang intensif. Kami sangat bangga para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Baca Juga: Angka kemiskinan Subang 9,23 persen, penerima PKH capai 55 ribu keluarga
Sementara itu, Pasipers Kodim 0605 Subang Kapten Caj Ahmad Suduri memberikan apresiasi langsung atas perjuangan para atlet selama kompetisi berlangsung.
“Para atlet sudah berusaha semaksimal mungkin. Kami memberikan apresiasi atas capaian yang diraih dan berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang di ajang-ajang berikutnya,” kata Ahmad Suduri.
Ia menambahkan, capaian tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan mental bertanding ke depan.
Para atlet pencak silat Kodim 0605 Subang pun berkomitmen untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi guna meningkatkan kualitas.
Selain mengejar prestasi, mereka juga membawa misi penting dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.***