olah-raga

Gak nyangka, eks pemain Timnas U-23 yang ditangkap gegara kasus narkoba ini dulu punya nilai pasar tertinggi hampir Rp500 juta!

Kamis, 7 November 2024 | 23:06 WIB
Potret Eks Pemain Timnas U-23 Indonesia, Syakir Sulaiman yang terlibat kasus narkoba (Instagram.com/@syakirsulaiman92)

Dikutip dari laman Transfermarkt, mantan anak asuh pelatih Indra Sjafri itu juga pernah memperkuat klub Persiraja Banda Aceh, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, Bali United, dan Aceh United.

Baca Juga: Dukung program 100 Hari Asta Cita Presiden RI, Kapolres Subang berikan bantuan personel Polri yang memiliki usaha ketahanan pangan

Prestasi tertinggi Syakir dalam klub, yakni menjadi pemain muda terbaik Liga Super Indonesia 2013 saat dirinya membela Sriwijaya FC.

Bakat sepak bolanya juga membawa Syakir mengikuti trial di klub Jepang, Ventforet Kofu.

Kegemilangan karier Syakir di klub, membuat Indra Sjafri selaku pelatih Timnas Indonesia U-23 kala itu tertarik membawanya untuk berkompetisi di Piala AFF U-23 2013-2014.

Pria yang kini berusia 32 tahun itu pernah bermain sebanyak 6 kali bersama Tim Garuda Muda pada masanya.

Nilai pasar sepak bola Syakir Sulaiman

Pesepak bola Indonesia yang tertangkap kasus narkoba itu kini telah pensiun di dunia sepak bola.

Baca Juga: PT Dahana tawarkan Quarry Management pada Pameran Konstruksi Indonesia

Siapa sangka, Syakir pernah memiliki harga pasaran tertinggi senilai Rp434,54 juta pada tanggal 31 Mei 2017 silam.

Hal ini tidak terlepas dari perannya di lapangan hijau yang menempati posisi strategis sebagai gelandang serang dengan segala pengalamannya di klub maupun tim nasional.

Nilai pasar tertinggi itu diketahui dari kepindahan Syakir yang sebelumnya membela Bali United menuju Aceh United pada 1 Januari 2018 silam.

Aceh United itu adalah klub terakhirnya sebelum akhirnya memutuskan pensiun pada tahun 2019 lalu.***

Halaman:

Tags

Terkini