"Bajingan! Nek arep rampok kemenangan totalitas sisan (Ingin merampok kemenangan totalitas sekali)," ungkap Dokter Tirta melalui akun X @tirta_cipeng, pada Kamis, 11 Oktober 2024.
Hujatan itu karena perpanjangan waktu babak kedua yang diberikan oleh wasit Ahmed pada laga tersebut seharusnya hanya enam menit, namun dirinya membiarkan pertandingan berjalan hingga menit ke-100.
"Terusno ae game e sisan tekan menit 110 (Teruskan saja pertandingan itu sampai menit ke-100)," terangnya.
Cuitan influencer kesehatan itu pun telah menarik perhatian 56,9 ribu netizen dan disukai sebanyak 1,9 ribu di media sosial X.
Media Sepak Bola Irak Mengadu Nasib Serupa
Kekesalan netizen di media sosial X, terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Bahrain vs Indonesia itu pun mendapat sorotan media sepak bola di Irak, bernama Iraq Football Podcast.
Iraq Football Podcast mengklaim turut merasakan penderitaan yang dialami oleh Timnas Indonesia.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-10, PT Kupas Mediatama santuni 1.000 yatim piatu
"Kepada saudara kami di Indonesia, kami hanya ingin mengatakan bahwa kami, orang Irak, sangat memahami penderitaan Anda," tulis Iraq Football Podcast dalam cuitan X @IraqFootballPod, pada hari Kamis, tanggal 11 Oktober 2024.
Mereka menuding sebagian wasit di sepak bola Asia memberikan keputusan kontroversial di situasi genting dalam pertandingan.
"Percayalah, kami tahu bahwa wasit di sepak bola Asia selalu dipertanyakan (keputusan) pada saat-saat genting. Tanyakan saja kepada Aymen Hussein dan Rein Sulaka," tutup media sepak bola di Irak tersebut.