Nyinyiran media Vietnam ini bisa jadi pelecut semangat Garuda U-20 yang bakal hadapi India di Mandiri Challenge Series 2025

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 00:13 WIB
Potret laga Timnas Indonesia vs Suriah di ajang Mandiri U-20 Challenge Series 2025 (Instagram.com/@timnas.indonesia)
Potret laga Timnas Indonesia vs Suriah di ajang Mandiri U-20 Challenge Series 2025 (Instagram.com/@timnas.indonesia)

"Indonesia U-20 harus menerima kekalahan dengan skor, 0-2 (kontra Suriah U-20)," lanjutnya.

Baca Juga: Gempar banjir bandang menerjang wilayah jalur pantura Batang, begini kata BMKG soal puncak musim hujan di Jawa Tengah

Di sisi lain, The Thao juga menilai Garuda U-20 perlu meraih kemenangan demi menjaga kehormatannya dalam turnamen persahabatan yang berlangsung di kandang sendiri.

"Selanjutnya Timnas Indonesia U-20 akan melawan India U-20, ini akan menjadi kesempatan bagus untuk mengincar kemenangan terhormati di turnamen persahabatan yang berlangsung di kandang sendiri," tandasnya.

Berkaca dari hal itu, sebelumnya Indra Sjafri selaku pelatih Garuda U-20 yang tampil di ajang Mandiri Challange Series 2025, menyebut tim kepelatihannya telah melakukan evaluasi untuk Jens Raven cs.

1. Indra Sjafri: Pemain Garuda U-20 bermain bagus

Pelatih Indonesia U-20, Indra Sjafri menuturkan timnya masih perlu perbaikan dan evaluasi. Hal ini terlihat seusai dua laga melawan Yordania dan Suriah.

Baca Juga: Hutan di bagian barat Melbourne kebakaran karena gelombang panas dan suhu ekstrem, perintah evakuasi langsung dikeluarkan pemerintah

"Dua laga melawan Yordania dan Suriah ini sangat bermanfaat bagi timnas U-20. Semua pemain saya pikir bermain bagus," ujar Indra Sjafri dalam keterangan resmi PSSI yang tayang pada Senin, 27 Januari 2025.

"Tapi ada kekurangan memang secara grup, serta taktikal kami dan dua gol lawan akhirnya terjadi. Nanti hal itu yang akan kami perbaiki," tegas sang pelatih Garuda U-20.

2. Perbaikan strategi hingga kualitas permainan tim

Dalam kesempatan yang sama, Indra Sjafri menilai timnya juga memiliki sejumlah peluang dalam dua laga kontra Suriah maupun Yordania. 

Sayangnya, peluang-peluang yang dimiliki Garuda U-20 itu gagal berbuah gol, sebab kokohnya pertahanan dua tim asal Timur Tengah itu.

Baca Juga: Donald Trump tawarkan pensiun dini bagi PNS AS dengan pesangon 8 kali gaji, ini alasannya

"Kami memang tidak punya keinginan bermain tertutup atau bertahan, tapi kami coba bermain lebih ofensif. Tentu banyak pembelajaran yang kita dapatkan dari pertandingan ini," terang Indra Sjafri. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: PSSI, The Thao

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X