Pep Guardiola pun memberikan pendapatnya khusus terkait masalah komunikasi yang terjadi antara dirinya dengan Khusanov.
Kendala bahasa Guardiola-Khusanov, siapa yang salah?
Dilansir dari Sky Sports, Guardiola mengaku sudah mengetahui adanya masalah bahasa dengan bek asal Uzbekistan itu.
Ketika ditarik keluar pada babak kedua, Khusanov bahkan tidak diajak bicara sama sekali oleh sang manajer.
Baca Juga: Sudah ditunggu penggemar, sutradara bocorkan jadwal rilis Squid Game 3
Dalam laga itu, tidak hanya Khusanov yang menjalani debut namun juga pemain asal Mesir Omar Marmoush. Keduanya dibeli Man City pada bursa transfer Januari 2025.
Khusanov dapat sorotan karena berusia 20 tahun, namun Pep Guardiola tidak ragu langsung memainkan Khusanov sejak menit awal di laga Man City vs Chelsea.
Sayangnya, koordinasi Khusanov dengan Nunez sangat buruk hingga berujung blunder gol Chelsea lewat Noni Madueke.
Di sisi lain, Pep Guardiola salut dengan cara Khusanov beradaptasi dengan situasi di lapangan.
"Meski sempat mengalami blunder, dia (Khusanov) bisa mengontrol situasi dengan cukup tenang," tutur Guardiola.
Baca Juga: Kemendikdasmen luncurkan 'Rumah Pendidikan' untuk siswa dan guru, apa manfaat dan tujuannya?
Ketika ditarik keluar, Khusanov terlihat dapat pelukan dari sang pelatih. Pep Guardiola pun menyebut kendala bahasa yang dialami olehnya dengan Khusanov tidak menjadi masalah besar baginya.
Manajer Man City itu menegaskan, tensi sepak bola yang dinamis membuat setiap pelatih memutar otak untuk memilih pemain yang potensial di atas lapangan.
"Tidak ada yang salah, pemain atau pelatih, semua bisa saling mengisi (beradaptasi)," tutur Pep Guardiola.
"Seperti saya tidak ingin memaksa John Stones untuk kembali lebih cepat dari cedera, dengan pertandingan hari Rabu (Liga Champions lawan Club Brugges). Jadi, saya percayakan pada Khusanov," tandasnya.***
Artikel Terkait
4 Pengakuan Jeje yang kini pergi dari Indonesia usai tak lagi bersama STY, dari keputusan dadakan PSSI hingga minta fans Garuda move on
Pamer buku ‘Belajar Bahasa Indonesia’ bikin asisten pelatih anyar Timnas Indonesia Alex Pastoor bakal jadi sosok panutan skuad Garuda
Jelang kepulangan Coach STY dari tanah air menuju Korsel, dari keinginan balas budi hingga 'masalah' yang belum selesai
Sebelum terbang ke Korsel, STY ungkap kenangan manis selama di Indonesia hingga beri warisan sekolah bola usia dini untuk tanah air
Kisruh soal STY yang disebut belum tanda tangan surat pemecatan PSSI, begini etika pemutusan kontrak di dunia sepak bola
4 Fakta mengejutkan soal pemecatan PSSI ke STY, dari tanda tangan yang tertunda hingga alasan pilih diam ketimbang blak-blakan
Alex Pastoor ungkap rencana bakal nonton pertandingan Liga 1 Indonesia hingga soal bakal jadi ‘otak’ strategi Tim Garuda di era Kluivert!