Di balik keterbatasan itu, Cinta Laura justru melihat keteguhan luar biasa dari anak-anak dan para orang tua di lokasi pengungsian.
Ia menyebut mereka tetap mampu tersenyum, bermain, dan menunjukkan semangat untuk bangkit.
Baca Juga: Viral polisi hentikan bus ugal-ugalan di Jombang, sopir diduga pengaruh alkohol bawa 61 penumpang
“Mereka tetap tertawa, bermain dan memiliki semangat untuk berjuang,” katanya.
“Aku sangat terharu dengan ketangguhan anak-anak ini dan orangtuanya. Itulah keteguhan yang sejati,” tegasnya.
Ingatkan arti bersyukur
Pengalaman tersebut membuat Cinta Laura kembali mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, apa yang sering dianggap sebagai ketidaknyamanan oleh sebagian orang, bisa jadi merupakan kemewahan bagi mereka yang tengah tertimpa musibah.
Baca Juga: Wisata VW Safari Ciater hadir di Subang, jelajahi 10 UMKM dengan mobil klasik di Bukit Rindu
“Hari-hari seperti ini mengingatkan saya: apa yang kita sebut ketidaknyamanan adalah kemewahan bagi orang lain,” ujarnya.
“Rasa syukur seharusnya bukan sesuatu yang terjadi sesekali, melainkan sebuah kebiasaan yang dilakukan sehari-hari,” tandasnya.
Kunjungan Cinta Laura ini pun mendapat respons positif dari warganet yang mengapresiasi kepeduliannya terhadap para korban banjir bandang di Aceh.***