GENMILENIAL.ID - Setelah bertahun-tahun bergulir, sengketa tanah keluarga mendiang Mat Solar akhirnya menemui titik terang.
Tanah seluas 1.300 meter persegi di Pamulang, Tangerang Selatan, yang menjadi bagian dari proyek Tol Cinere-Serpong, kini telah mencapai kesepakatan damai.
Namun, bagaimana dengan uang ganti rugi sebesar Rp3,3 miliar yang menjadi hak keluarga Mat Solar?
Sengketa ini sebenarnya telah berlangsung sejak 2019. Awalnya, tanah tersebut dihargai Rp3,3 miliar oleh pihak pengembang untuk kepentingan pembangunan jalan tol.
Baca Juga: Disoroti pemimpin dunia, ternyata begini tantangan dan percepatan program Makan Bergizi Gratis
Namun, dalam proses pencairan, muncul sosok Muhammad Idris, yang mengklaim bahwa tanah tersebut merupakan miliknya.
Akibat adanya klaim ganda, pencairan dana pun tertahan selama bertahun-tahun.
Di tengah polemik ini, Rieke Diah Pitaloka, yang dikenal sebagai politisi dan aktivis, ikut turun tangan membantu keluarga Mat Solar.
Rieke tidak ingin perjuangan mendiang Mat Solar sia-sia, mengingat sang aktor telah berpulang sebelum sengketa ini terselesaikan.
Akhirnya, setelah mediasi panjang, kedua belah pihak sepakat berdamai.
"Akhirnya hari Rabu itu difasilitasi oleh pihak Cinere Serpong Jaya, ada perdamaian ini, dengan pertimbangan Mas Idam (anak dan ahli waris Mat Solar) dan keluarga," ungkap Khairul Imam di Kembangan, Jakarta Barat, Minggu 23 Maret 2025.
"Ya sudah. Almarhum juga sudah tiada, kita sama-sama saling memerlukan, jadi kita berdamai," tambahnya.
Dengan adanya perdamaian ini, dana ganti rugi Rp3,3 miliar dipastikan akan cair pada 26 Maret 2025.