Namun, majelis hakim tetap pada pendiriannya dan menolak permintaan Razman.
Situasi semakin panas hingga sejumlah personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan ruang sidang.
Polisi pun meminta seluruh pihak yang tidak berkepentingan untuk keluar, kemudian menutup ruang sidang sepenuhnya.
Dalam waktu kurang dari 10 menit, sidang resmi ditunda hingga 20 Februari 2025.
Hotman Paris melapor ke Wamenko Hukum
Tak hanya berhenti di situ, perseteruan antara pengacara terus berlanjut di luar ruang sidang.
Hotman Paris dikabarkan melaporkan insiden tersebut kepada Wakil Menteri Koordinator Hukum, Otto Hasibuan.
Dalam sebuah video, Hotman meminta Otto untuk mencabut izin praktik advokat Firdaus Oiwobo, yang dituduh melakukan tindakan tidak pantas dengan naik ke meja persidangan.
Baca Juga: Kisah warga Gaza yang tolak rencana relokasi AS: Meskipun rusak akibat perang, kami tetap bertahan
Menanggapi laporan tersebut, Firdaus Oiwobo tidak tinggal diam. Ia menegur Hotman dan menyarankan agar permasalahan diselesaikan secara profesional, tanpa harus melapor ke berbagai pihak.
“Anda kalau memang gentleman, tidak perlu mengadu ke mana-mana, Hotman! Kita adu ilmu saja. Anda punya disiplin ilmu, saya juga punya disiplin ilmu. Jadi mari kita adu ilmu,” ujarnya, dikutip dari video yang diunggah di akun TikTok-nya Firdaus Oiwobo pada Kamis, 6 Februari 2025.
Firdaus juga mempertanyakan alasan Hotman meminta pendapat dari berbagai pihak.
“Kenapa harus mengadu ke sana-sini? Apa Anda bukan sarjana hukum? Kenapa harus meminta pendapat dari profesor atau doktor lain?” tambahnya dengan nada kesal.