entertainment

Serupa namun tak sama, pedagang es teh dapat pujian dan hadiah Rp100 juta, penjual telur gulung Ini dicibir gegara ‘ngepruk’ harga tinggi

Rabu, 29 Januari 2025 | 02:10 WIB
Potret momen Gus Miftah mengolok pedagang es teh di Magelang (kiri) dan pedagang asongan yang viral karena ngepruk harga di Solo (kanan) (X.com/@TheFemaleNeeds - Instagram.com/@mlampahsolo)

Baca Juga: Mengaku jadi suami siri, pelaku pemutilasi Uswatun Khasanah buang potongan jenazah di 3 kota berbeda di Jawa Timur

1. Peristiwa yang sempat tuai kecaman publik

Mantan Utusan Khusus Presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menuai kritikan tajam dari publik usai video interaksinya dengan seorang penjual es teh bakul viral di medsos.

Peristiwa yang menuai kecaman publik itu terjadi pada momen acara Magelang Bersholawat yang digelar pada November 2024 lalu.

Gus Miftah kedapatan bertutur kata yang tak pantas kepada seorang penjual es teh bakul yang tengah berjualan di sekitar para jamaah yang menyaksikan sang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

"(Dagangan) Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum lalu, sudah takdir," ujar Gus Miftah kepada seorang penjual es teh bakul dalam sebuah video yang viral di media sosial. 

Baca Juga: Kepulangan STY bak drama yang belum selesai? begini kata Bung Valen yang menanti manuver PSSI bersama pelatih anyar Garuda Patrick Kluivert

Sang penjual es teh bakul itu hanya terdiam dan tersenyum kecil, sementara aksi Gus Miftah itu telah memicu berbagai reaksi warganet.

Bahkan, ada sejumlah pejabat publik lain yang turut menyoroti tindakan Gus Miftah yang tidak sopan terhadap sang pendagang es teh.

2. Gus Miftah langsung minta maaf ke kediamannya

Bagi yang belum tahu, penjual es teh bakul yang sempat diolok-olok Gus Miftah itu merupakan seorang warga Magelang bernama Sunhaji.

Dalam kesempatan berbeda, Gus Miftah pun mendatangi kediaman Sunhaji di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu, 4 Desember 2024.

Baca Juga: Piala Dunia di depan mata, begini pertaruhan besar PSSI ganti STY dengan Kluivert: Akankah berakhir manis?

Maksud kedatangan sang utusan khusus presiden itu ingin meminta maaf atas kasus viralnya ucapan kasar kepada sang penjual es teh bakul saat momen 'Magelang Bersholawat' pada November 2024 lalu.

"Yang saat itu niatnya guyon (bercanda) tapi disalahpersepsikan, tapi apapun itu aku minta maaf sama Kang Sunhaji. Niatnya bercanda malah berlebihan," ujar Gus Miftah dalam pertemuannya dengan Sunhaji itu.

Halaman:

Tags

Terkini