Mengenal Ricky Siahaan, gitaris Seringai yang baru saja meninggal dunia ini dikenal konsisten di jalur musik keras

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Minggu, 20 April 2025 | 23:35 WIB
Profil Ricky Siahaan, gitaris Seringai yang meninggal dunia (Instagram/seringai_official)
Profil Ricky Siahaan, gitaris Seringai yang meninggal dunia (Instagram/seringai_official)

GENMILENIAL.ID - Band metal Seringai mengumumkan bahwa gitarisnya, Ricky Siahaan meninggal dunia.

Dalam pengumuman yang diunggah pada Minggu, 20 April 2025 dini hari tersebut, mereka menyatakan bahwa Ricky meninggal dunia secara mendadak.

“Ricky Siahaan has left the stage,” tulis akun official Seringai pada Minggu, 20 April 2025.

“Gitaris kami, sahabat kami, saudara kami, Ricky, telah berpulang secara mendadak setelah menyelesaikan set di penutupan tur kami di Tokyo, Jepang,” imbuhnya.

Baca Juga: Dapat aduan kekerasan dari pemain sirkus di Taman Safari, Kementerian HAM lakukan langkah ini

Ricky lahir di Tanjung Pandan, Belitung pada 5 Mei 1976 dengan nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan.

Semasa SMA, ia bersekolah di SMAN 68 Jakarta yang membuatnya berteman dengan Desta Mahendra dan Cliff Rompies.

Mereka lalu mendirikan band dengan nama Chapter 69 di tahun 1995.

Kemudian tahun 1999, ia bergabung dengan grup Stepforward setelah sebelumnya di band hardcore bernama Buried Alive.

Baru di tahun 2002, ia membentuk Seringai dengan formasi awalnya yakni dirinya sendiri, Arian13, Edy Khemod, dan Toan Sirait yang selanjutnya diganti oleh Sammy Bramantyo.

Baca Juga: Viral skandal eksploitasi eks pemain sirkus di Taman Safari: Korban diduga alami kekerasan hingga pelecehan

Selain menggelar tur di beberapa kota di Indonesia hingga negara-negara lainnya, Seringai juga sempat menjadi band pembuka konser Metallica tahun 2013 di Stadion Gelora Bung Karno.

Ricky juga berkiprah di dunia media, seperti saat tahun 2002, ua menjadi produser MTV On Sky yang sekarang dikenal dengan nama Trax FM.

Ia juga pernah menjadi managing editor Rolling Stone Indonesia sampai tahun 2017 saat majalah tersebut resmi tutup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X