Ia menegaskan bahwa foto yang diklaim berasal dari tahun 2016 sebenarnya diambil pada 2019, tahun di mana hubungannya dengan Kim Sae Ron baru dimulai.
"Dari semua orang, mendiang tidak akan salah menyebutkan perbedaan usia kami. Mendiang juga tidak akan salah menyebutkan nama dan masa kontrak agensi mereka, agensi tempat mereka bernaung selama empat tahun," tegasnya.
Terkait gugatan ini, pihak agensi Gold Medalist juga menegaskan bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap pihak-pihak yang telah mencemarkan nama baik Kim Soo Hyun.
"Kami akan memastikan bahwa siapa pun yang terlibat dalam penyebaran berita palsu dan fitnah terhadap Kim Soo Hyun akan menghadapi konsekuensi hukum yang setimpal," kata perwakilan Gold Medalist.
Baca Juga: Tahanan narkoba meninggal mendadak di Lapas Subang, keluarga soroti dugaan kejanggalan
Langkah hukum ini diambil untuk menepis tuduhan yang dinilai tidak berdasar serta memulihkan reputasi Kim Soo Hyun yang telah tercemar akibat kontroversi yang beredar.
Sampai saat ini, gugatan tersebut masih dalam tahap proses hukum, dan pihak kuasa hukum Kim Soo Hyun akan terus mengawal perkembangan kasus ini.***
Artikel Terkait
Selain kontrak brand, Kim Soo-hyun terancam bayar penalti Rp14,8 miliar jika fan meeting Taiwan batal buntut kontroversi yang makin memanas
Mulai blunder, agensi Kim Soo-hyun layangkan tuntutan hukum pada GaroSero terkait foto di rumah Kim Sae-ron yang sebelumnya tak diakui
Imbas kontroversinya, fan meeting Kim Soo-hyun di Taiwan batal, sempat muncul rumor bakal dikawal 50 polisi setempat
Keluarga Kim Sae-ron rilis surat dari mendiang yang tak pernah terkirim untuk Kim Soo-hyun: Kamu cinta pertama dan terakhir saya
Makin merembet, kakak mendiang sulli speak up dan minta penjelasan Kim Soo-hyun tentang adegan intim yang tak ada di naskah saat syuting film real
Tanggapi rencana konferensi pers, GaroSero rilis foto Kim Soo-hyun, diklaim dari momen liburan dengan Kim Sae-ron saat masih SMA
Tak terima dituduh pedofil oleh keluarga Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun ungkap adanya manipulasi chat di KakaoTalk