"Akhir kata, saya berharap kawan-kawan dapat menahan jempolnya untuk mengeluarkan asumsi, teori, apalagi komentar nirempati," lanjutnya.
"Beri ruang untuk keluarga dan kerabat yang berpulang untuk berduka. Terima kasih banyak atas perhatiannya. Salam lestari, Fiersa Besari," tutupnya.
Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, ramai pemberitaan mengenai dua pendaki yang meninggal dunia saat mendaki Puncak Carstensz.
Korban yang meninggal dunia adalah Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono.
Berdasarkan kronologi yang dirilis oleh pihak kepolisian dan tim evakuasi setempat, Lilie dan Elsa merupakan bagian dari rombongan sepuluh pendaki yang mendaki Carstensz dengan didampingi lima pemandu.
Fiersa Besari diketahui turut melakukan pendakian di waktu yang sama, namun melalui jasa operator tur yang berbeda dari tim Lilie dan Elsa.
Fiersa memastikan dirinya dalam keadaan selamat. Saat ini, Fiersa dikabarkan masih berada di Timika, Papua Tengah.***
Artikel Terkait
Taman nasional gunung rinjani, syurganya para pendaki di Lombok, Provinsi NTB
Aksi pendaki di Sumbar yang viral gegara naik ke puncak saat Gunung Marapi masih berstatus waspada, BKSDA sebut bisa kena sanksi hukum
Kondisi terkini Fiersa Besari yang dievakuasi dari Puncak Carstensz, begini insiden yang dialami tim ekspedisi yang diikuti sang musisi
Kronologi insiden yang dialami Fiersa Besari di Puncak Carstensz, Tim Ekspedisi alami kondisi bahaya saat turun gunung
Ungkapan haru istri Fiersa Besari usai suaminya dinyatakan dalam kondisi selamat di Puncak Carstensz: Semoga bisa pulang tanpa kurang apapun
Cerita istri Fiersa Besari yang menanti kepulangan sang suami yang ikut tim ekspedisi Puncak Carstensz: Pulang, besok ulang tahun!
Fiersa Besari ungkap kronologi 2 wanita meninggal dunia di tim ekspedisi Puncak Carstensz: Saat Itu masih terjebak di area tebing