4. Pergantian Lintasan
Lintasan balap kuda memiliki beberapa bagian yang berbeda, termasuk tikungan, lurusan, dan mungkin beberapa hambatan seperti pagar atau tiang.
Pada saat tertentu, ada batasan yang mengatur kapan dan bagaimana kuda-kuda dapat berpindah jalur atau memotong tikungan.
Aturan ini membantu menjaga keamanan dan mencegah keuntungan yang tidak adil.
5. Pelanggaran
Terdapat aturan yang jelas mengenai pelanggaran dan sanksi yang dikenakan jika aturan tersebut dilanggar.
Misalnya, jika joki melanggar aturan saat menjalankan balap, seperti menghalangi kuda lain atau menggunakan metode yang tidak fair, dia dapat didiskualifikasi atau menerima hukuman seperti larangan berpartisipasi dalam balapan di masa mendatang.
Baca Juga: Ratusan kader Pemuda Muhammadiyah Subang ikuti sosialisasi GERMAS
6. Penggunaan Alat Pelatihan
Dalam beberapa balapan kuda, pelatih diizinkan menggunakan alat pelatihan seperti cambuk untuk memberikan sinyal atau motivasi kepada kuda.
Namun, penggunaan alat ini terbatas dan diatur dengan ketat untuk mencegah penyalahgunaan dan perlakuan yang tidak manusiawi terhadap kuda.
7. Pemeriksaan Kesehatan
Sebelum dan setelah balapan, kuda-kuda biasanya menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan mereka dalam kondisi yang baik dan bebas dari cedera atau penyakit yang dapat mempengaruhi performa mereka dalam balapan.
Pemeriksaan ini dilakukan oleh dokter hewan atau personel medis yang ditugaskan untuk memastikan kesejahteraan kuda.
Aturan-aturan permainan ini sangat penting untuk menjaga integritas balap kuda. Mereka membantu memastikan perlombaan yang adil, aman, dan menjamin kesejahteraan kuda dan joki.