GENMILENIAL.ID - Perebutan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang memasuki fase krusial.
Sebanyak 63 hak suara dipastikan akan menjadi penentu arah kepemimpinan baru dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub).
Momentum ini dinilai penting, tidak hanya soal pergantian kepemimpinan, tetapi juga menyangkut masa depan prestasi olahraga Subang, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat pada November 2026.
Baca Juga: Dari panas dan bocor kini adem, kisah wartawan Bekasi usai ganti atap rumah
63 Suara jadi penentu kursi panas
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua KONI Subang, Cecep Mulyono, mengungkapkan seluruh tahapan pendaftaran telah rampung. Proses pengembalian berkas dilakukan pada 15 hingga 20 April 2026.
“Setelah pengembalian berkas, kami akan melaksanakan verifikasi faktual pada 24 hingga 26 April,” ujarnya.
Dalam Musorkablub nanti, total 63 suara memiliki hak pilih. Rinciannya terdiri dari 60 cabang olahraga (cabor) serta tiga badan fungsional, yakni Bapor Korpri, Bapopsi, dan Perwosi.
Namun, tidak semua cabor ikut berpartisipasi. Dua cabang olahraga, yakni biliar dan bulu tangkis, dipastikan tidak memiliki hak suara karena kepengurusannya belum diperpanjang.
Baca Juga: Haru siswa SMP di Sumedang pamit ke teman, diduga putus sekolah demi bantu ortu
Cecep menegaskan, seluruh kandidat yang mendaftar telah memenuhi syarat dukungan minimal dari 10 cabor untuk melaju ke tahap berikutnya.
Dua kandidat berebut dukungan
Persaingan menuju kursi panas Ketua KONI Subang dipastikan hanya diikuti dua kandidat. Pendaftaran resmi ditutup pada Senin, 20 April 2026.
Dua nama yang akan bertarung adalah Tine Yowargana dan Joko Gunadi. Keduanya telah menyerahkan berkas pendaftaran di Sekretariat KONI Subang.