3. Sarat pengalaman kepelatihan
Setelah pensiun sebagai pemain, Simon meniti karier sebagai pelatih akademi di klub-klub top Eropa seperti Standard Liege, Ajax, hingga Al Ahli di Arab Saudi.
Baca Juga: ESAI: Setelah kunjungan Trump ke Timur Tengah
Ia juga mendirikan Simon Tahamata Soccer Academy pada 2015.
Penunjukan Simon diharapkan memberi warna baru dalam strategi pengembangan bakat sepak bola nasional, terutama dalam mendeteksi pemain potensial sejak dini.***