1. Kali pertama sejak tahun 2017
Australia akhirnya kembali memilih Sydney Football Stadium setelah sekian lama terjadi pada tahun 2017 silam.
Baca Juga: Lampaui ekspektasi, Jamselinas XIII 2024 di Kota Malang jadi event sepeda terbesar di Asia Tenggara!
Kala itu, Australia menjamu Uni Emirat Arab pada ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018.
Pada laga kandang sebelumnya, Timnas Australia menjamu lawan-lawannya juga di stadion yang berbeda-beda, mulai dari stadion Adelaide hingga Melbourne.
Namun, Australia hanya mampu meraih satu kemenangan dari tiga laga kandang di Kualifikasi Round 3 Pildun 2026, yakni saat mengalahkan China di Adelaide dengan skor, 3-1.
2. Berkapasitas 42 ribu penonton
Terdapat perbedaan kapasitas Stadion Gelora Bung Karno di Indonesia dengan Sydney Football Stadium di Australia.
Dilansir dari Transfermarkt, Stadion Gelora Bung Karno memiliki kapasitas 77 ribu penonton, jauh lebih besar daripada Sydney Football Stadium yang hanya memiliki kapasitas 42.500 penonton.
Di sisi lain, Sydney Football Stadium merupakan stadion yang baru dibuka pada tahun 2022.
Stadion itu sempat dilakukan perbaikan atau pemugaran pada tahun 2020, dan kini menjadi kandang dari klub liga Australia, Sydney FC.
3. Tradisi pindah-pindah kandang