GENMILENIAL.ID - Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah adakan Workshop dan Coaching Clinic Sportcaster dan Sepakbola di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) di Aula AK Anshori Gedung Rektorat lantai 3 pada Minggu, 13 Oktober 2024.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh yaitu Ketua Umum LPO Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, Ketua Umum Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Yeyen Tumena, Sportscaster dari RCTI Ma’ruf El Rumi, dan Rektor UMP Assoc Prof. Jebul Suroso
Ketua Umum LPO Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gatot Sugiharto dalam sambutannya menegaskan bahwa Muhammadiyah berkomitmen untuk mengembangkan olahraga melalui akademi sepakbola, dengan tujuan mencetak kader yang berbakat di bidang olahraga.
Baca Juga: Temu alumni, Dirut PT Dahana apresiasi atas sumbangsih dan kesiapanya untuk berkolaborasi
"LPO sebagai lembaga baru di Muhammadiyah terus bergiat untuk mengembangkan olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga masyarakat," kata Gatot Sugiharto.
"Keberadaan program studi olahraga di perguruan tinggi Muhammadiyah, kelas khusus olahraga di sekolah Muhammadiyah dan adanya lembaga serta komunitas olahraga menjadi modal untuk gugus tugas olahraga berkemajuan,” sambungnya.
Lanjut Gatot, workshop dan coaching clinic tersebut melibatkan para mahasiswa dan masyarakat umum, dengan berbagai sesi pelatihan teknis dan coaching clinic yang dipandu oleh para ahli di bidang sepakbola.
“Inovasi dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memajukan dunia olahraga, tidak hanya di lingkungan akademik tetapi juga di skala nasional,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor UMP, Assoc Prof Dr Jebul Suroso, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Menurutnya, sebagai universitas yang berbasis pada nilai-nilai Muhammadiyah, UMP sangat mendukung perkembangan olahraga.
“Menyambut program olahraga Muhammadiyah melalui LPO, UMP mendirikan Akademi Sepakbola UMP," ungkap Jebul Suroso.
"Akademi ini bukan hanya untuk prestasi olahraga, tetapi juga untuk membangun karakter dan semangat kompetitif generasi muda Muhammadiyah,” sambungnya.