Deretan prestasi itu tidak terlepas dari kerja keras para atlet disabilitas yang ikut dalam kegiatan Training Centre (TC) di Pusrehab Kemhan.
Hal tersebut penting sebagai persiapan untuk mengikuti pertandingan di dalam maupun luar negeri, meliputi latihan fisik dan latihan teknik.
Namun, pembinaan olahraga di Pusrehab Kemhan terhenti karena berbagai faktor, seperti kondisi usia, atlet, dan regenerasi atlet.
Pusrehab Kemhan terus mengupayakan pembinaan atlet disabilitas ini, hingga akhirnya kembali meraih kejayaan dengan menyabet medali perunggu di Asean Para Games Singapura pada tahun 2015 lalu.***