GaroSero klaim informan yang memiliki rekaman pengakuan Kim Sae-ron diserang dan ditikam di Amerika, sebut FBI turun tangan untuk penyelidikan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 8 Mei 2025 | 03:51 WIB
Klaim baru GaroSero Research Institute tentang kasus mendiang Kim Sae-ron (Instagram/ron_sae)
Klaim baru GaroSero Research Institute tentang kasus mendiang Kim Sae-ron (Instagram/ron_sae)

GENMILENIAL.ID - GaroSero Research Institute dan perwakilan hukum keluarga mendiang Kim Sae-ron mengadakan konferensi pers mendadak.

Konferensi pers tersebut dilakukan di Gangnam-gu, Seoul pada Rabu, 7 Mei 2025.

Dalam konferensi pers itu dirilis rekaman audio yang diklaim merupakan suara mendiang Kim Sae-ron tengah membicarakan hubungannya dengan Kim Soo-hyun.

Rekaman audio Kim Sae-ron tersebut diklaim dilakukan pada 10 Januari 2025, berdurasi 1,5 jam dan berisi fakta kriminal tentang orang-orang yang menyiksanya.

Baca Juga: Masih belum usai, terungkap klaim rekaman suara mendiang Kim Sae-ron mengaku pertama kali lakukan hal dewasa dengan Kim Soo-hyun saat SMP

Nama-nama yang disebutkan termasuk adalah aktor Kim Soo-hyun dan Youtuber Lee Jin-ho.

Rekaman itu diklaim dimiliki oleh seseorang yang tinggal di New Jersey, Amerika.

Namun, menurut penuturan GaroSero, pemilik rekaman tersebut dikabarkan mendapatkan serangan dari orang tak dikenal.

“Rekaman itu dibuat dengan persetujuan mendiang Kim Sae-ron dan informan, berisi konten yang mengejutkan dan eksplisit,” kata pihak GaroSero.

“Informan yang memiliki rekaman itu diserang oleh dua orang tak dikenal yang berasal dari Korea dan Tiongkok pada tanggal 1 Mei lalu,” tambahnya.

Baca Juga: Sentil persoalan undangan pernikahannya dengan Maxime Bouttier yang sempat bocor, Luna Maya: Nggak maksud jahat, tapi harus belajar menghargai

Karena serangan yang terjadi, kasus tersebut kini ditangani oleh FBI.

“Kasus ini sedang diselidiki oleh FBI dan bukan Kepolisian Negara Bagian New Jersey dan informan tersebut akan dinilai cacat, karena sebagian besar saraf di tangannya robek karena mereka juga ditikam sembilan kali di leher,” jelasnya.

Pihak GaroSero juga mengklaim bahwa penyidik menemukan panggilan telepon dilakukan kepada seorang rekan Lee Jin-ho sesaat sebelum penusukan terjadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: KBIZoom, Koreaboo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X